Jakarta – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh akan menjadikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 sebagai momentum untuk menyampaikan 11 isu utama kepada pemerintah.
Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyebut isu-isu tersebut telah lebih dulu disampaikan dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto pada 28 April 2026.
BACA JUGA:Ada Kecelakaan Kereta, Bos Buruh Singgung Lokasi Gerbong Perempuan hingga Penerapan K3
BACA JUGA:Buruh Rayakan May Day 2026 di Monas, Presiden Prabowo hingga Serikat Buruh Bakal Hadir
BACA JUGA:Buruh KSPI Enggan Ikut Peringatan May Day di Monas, Ini Alasannya
Adapun 11 isu yang akan dibawa dalam perayaan May Day meliputi pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Selain itu, buruh juga mendorong reformasi pajak, termasuk kenaikan batas penghasilan tidak kena pajak menjadi Rp 7,5 juta serta penghapusan pajak terhadap tunjangan hari raya (THR), jaminan hari tua, pesangon, dan pensiun. Isu lainnya adalah pengesahan RUU perampasan aset untuk pemberantasan korupsi, perlindungan industri tekstil, produk tekstil (TPT), nikel, dan semen dari ancaman PHK, serta moratorium industri semen akibat kelebihan pasokan.
KSPI juga menuntut ratifikasi Konvensi ILO Nomor 190 terkait perlindungan pekerja perempuan dari kekerasan di tempat kerja, revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang penyelesaian perselisihan hubungan industrial, penurunan potongan tarif ojek online menjadi 10 persen, serta pengangkatan tenaga honorer atau P3K paruh waktu menjadi ASN penuh waktu.
“Itulah sebelas isu dan semuanya adalah isu yang ada di KSPI, anggota KSPI dan juga tentu rakyat umum,” ujar Said Iqbal dalam Konferensi Pers, Rabu (29/4/2026).



/2023/09/25/477786344.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568509/original/009151800_1777361366-Taksi_Green_SM-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4604009/original/088733100_1696838759-WhatsApp_Image_2023-10-09_at_13.31.08__1_.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
/2025/12/02/1778127410.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5569948/original/053457700_1777463717-1000304446.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/876774/original/009328100_1431659143-OPEC_2.jpg)