Jakarta – PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau disebut Antam menyiapkan alokasi belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp 6 triliun pada 2026, tahun ini. Dana itu akan dialokasikan sebagian besar ke bisnis emas dan hilirisasi nikel pada ekosistem baterai kendaraan listrik.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Arini Kasmira mengatakan, bisnis emas dan EVB itu menjadi dua penyumbang utama laba perseroan.
BACA JUGA:Harga Perak Antam Hari Ini 11 September 2026 Turun Rp 2.340
BACA JUGA:Harga Emas Antam 11 September 2026 Anjlok Rp 25.000, Cek Rincian di Sini
BACA JUGA:Antam Bangun Pabrik Logam Mulia di Gresik
BACA JUGA:Harga Perak Antam Naik Jadi Rp 44.200 per Gram, Ini Rinciannya
Untuk tahun 2026, kebutuhan capex kami sekitar Rp 6 triliun, dengan porsi cukup besar terkait rantai EVB dan juga gold, dua kontributor utama dari pertumbuhan laba kami, ungkap Arini dalam Pubex Live 2026, dikutip Jumat (11/9/2026).
Dia mengatakan, proses investasi tidak dilakukan sembarang. Ada sederet tahapan yang akan jadi pertimbangan sebelum diputuskan untuk kucuran dana investasi, termasuk mempertimbangkan pandangan pemegang saham PT Mineral Industri Indonesia atau MIND ID dan Danantara.
Tidak semata-mata berdasarkan target untuk hanya bangun, bangun, bangun, pembangunan proyeknya saja, tidak hanya milestone. Tapi memang berdasarkan kemampuan proyek tersebut menghasilkan return yang optimal dan berkelanjutan bagi kami, dan pada akhirnya kembali ke pemegang saham, jelas Arini.
Pada bisnis emas, Antam akan membangun fasilitas produksi emas dengan kapasitas 30 ton per tahun di Gresik, Jawa Timur. Pabrik emas ini ditargetkan bisa beroperasi mulai 2028.
Sementara itu, bisnis hilirisasi nikel untuk baterai kendaraan listrik (EVB) Antam melalui anak usahanya PT Nusa Karya Arindo bersama konsorsium perusahaan China, Zhejiang Huayou Cobalt di Halmahera Timur, Maluku Utara. Antam juga terlibat dalam ekosistem bisnis baterai kendaraan listrik dari hulu ke hilir, termasuk dengan Indonesia Battery Corporation (IBC).
/2022/10/22/184678830.jpg)
/2025/05/29/144949142.jpg)
/2026/05/22/1817612093.jpg)
/2020/12/17/225369454.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344130/original/065318100_1788935911-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_11.55.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343444/original/044719400_1788857447-email-attachment_2026_09_08_immanuel-christian_purbaya-akui-tak-pusing-urus-anggaran-mbg_IMG_6933.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344264/original/002861800_1788939901-AP26251360087646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5205703/original/076674300_1746101655-20250501-DEmo_Buruh_Surabaya-AFP_2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313337/original/026842100_1785634512-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_34_42_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3511438/original/014464000_1626324764-dogecoin_2executium-uRKETZRn-K4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321980/original/056686300_1786513083-ChatGPT_Image_Aug_12__2026__12_36_41_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)