Jakarta – Pelanggaran keamanan yang signifikan berdampak pada Kelp DAO yang mengakibatkan pencurian 116.500 token rsETH senilai sekitar UD 292 juta. Eksploitasi ini merupakan serangan lain dalam gelombang serangan yang baru-baru ini menargetkan protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi), yang meningkatkan kekhawatiran keamanan dalam ekosistem tersebut.
Dikutip dari coinmarketcap, Minggu (19/4/2026), penyerang secara khusus menargetkan LayerZero milik Kelp DAO, yang merupakan komponen kunci dari infrastruktur mereka. Token yang dicuri disalurkan melalui platform pinjaman utama seperti Aave, Compound, dan Euler, digunakan sebagai jaminan untuk meminjam ETH, dan akibatnya, menciptakan utang macet yang substansial dalam sistem ini.
BACA JUGA:Menteri Keuangan Prancis Ingin Lebih Banyak Stablecoin Dipatok ke Euro
BACA JUGA:AI Makin Gerogoti Pendanaan Modal Ventura, Perusahaan Kripto Coba Adaptasi
Kelp DAO secara terbuka menanggapi pelanggaran tersebut di platform media sosialnya. Tindakan selanjutnya termasuk menghentikan sementara semua kontrak rsETH di seluruh mainnet Ethereum dan berbagai rantai Layer 2 untuk mengurangi risiko lebih lanjut.
Tim tersebut bekerja sama erat dengan para ahli keamanan, mitra, dan auditor untuk menyelidiki penyebabnya dan membatasi dampak buruk di seluruh ruang DeFi.
Apa artinya ini bagi industri DeFi?
Sebagai respons terhadap serangan tersebut, protokol seperti Aave menghentikan perdagangan yang melibatkan rsETH untuk mencegah ketidakstabilan lebih lanjut. Tindakan ini menyebabkan penurunan nilai pasar AAVE yang signifikan, karena jatuh ke $99,60 di tengah kekhawatiran akan meningkatnya piutang macet.

/2025/08/31/663872302.jpg)
/2025/10/06/1838782639.jpg)
/2018/08/20/424030883.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4527216/original/053880700_1691248902-Kripto_9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5499743/original/037880100_1770793941-IMG-20260211-WA0006.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555291/original/011176900_1776151054-IMG_3630.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3400033/original/048318800_1615553546-adani_afp.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4193182/original/028205100_1665899951-16_oktober_2022-3.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5273458/original/099290600_1751623620-WhatsApp_Image_2025-07-04_at_15.40.05.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5354755/original/011988200_1758264370-overhead-view-various-cosmetic-products-green-background.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2034336/original/042934000_1522123940-Sawit_Jambi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4448954/original/060147200_1685534946-20230531-Jadwal-KRL-Commuterline-Tallo-4.jpg)