Jakarta – Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat setidaknya butuh 2 juta ekor sapi perah untuk mencapai swasembada susu. Namun, saat ini baru sekitar 540 ribu ekor sapi perah yang tersebar di seluruh Indonesia.
Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan, Ditjen PKH, Kementan, Makmun mengatakan Indonesia masih membutuhkan sekitar 1,4 juta sapi perah lagi untuk mencapai swasembada susu nasional. Penambahan ini diperlukan untuk menopang kebutuhan konsumsi di Tanah Air.
BACA JUGA:Dari Rafale hingga Sapi, Macron Ingin Perluas Kerja Sama dengan Indonesia
BACA JUGA:Trik Mengolah Jeroan Kurban Agar Tidak Bau dan Lebih Nikmat
BACA JUGA:Sapi Kurban Jumbo Bertuliskan TIW Dikirim ke Masjid di Sleman Yogyakarta
BACA JUGA:Refleksi Ria Ricis Saat Idul Adha 2026: Bagikan 3 Hewan Kurban Hingga Keliling Menyapa Warga
Nah ini target kalau mau swasembada lebih kurang kita butuh sapi itu sekitar populasi 2 juta, dari sekarang 540 ribu, berarti masih sekitar 1 juta lebih yang kita perlukan, ucap Makmun dalam konferensi pers Hari Susu Nusantara, di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Selain bicara jumlah sapi perah tadi, dia juga melihat perlunya peningkatan produktivitas susu dari tiap sapi perah. Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat produktivitas baru sekitar 12,5 liter per ekor per hari.
Kalau bisa naik menjadi 15 atau 20 (liter), maka tidak sampai 2 juta populasi yang kita perlukan, nah ini apa konsepnya. Jadi paling tidak kalau dapat 1 juta (sapi perah tambahan), produktivitas per ekornya dinaikkan maka kita akan bisa swasembada, beber dia.
Impor Sapi
Makmun menerangkan lagi, upaya penambahan populasi sapi perah telah dilakukan sejak tahun lalu. Sepanjang 2025, Indonesia telah mendatangkan 15 ribu ekor sapi perah yang tengah mengandung.
Sekarang sudah punya anak, ya anggap saja 50% betina 50% jantan, berarti ada sekitar 7.000 lebih lah yang betina, ya itu bisa ber- regenerasi terus, ucap dia.
Di samping yang populasi yang ada di dalam negeri lebih kurang 500 ribu tadi artinya sekitar, ya sepertiga itu ada lah, dua pertiga ya yangbetina ya. Nanti itu kan juga akan melahirkan, itu penambahan populasi setiap tahun ya hampir 100.000 lah (tambahan), sambung Makmun.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/7600085/original/035195000_1780383695-IMG_4640.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881568/original/087545300_1719967244-fotor-ai-2024070373816.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579569/original/092261100_1778057170-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6450334/original/075539200_1779315375-pengusaha-ritel-ekonomi-sulit-tak-buat-kita-kritis-tapi-tetap-sakit.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4803210/original/041541900_1713259102-20240416-Pelemahan_Mata_Uang_Rupiah-MER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1745869/original/075005800_1508495004-20171020-Rupiah-Menguat-Tipis-atas-Dolar-Angga-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7600084/original/087151500_1780383670-IMG_4639.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4410597/original/021067700_1682846409-jievani-weerasinghe-NHRM1u4GD_A-unsplash.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4983415/original/005222400_1730112240-fotor-ai-20241028174255.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762386/original/063474700_1709622795-fotor-ai-20240305141114.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)