Jakarta – Meta telah mulai mengizinkan konten kreator untuk menerima penghasilan dalam stablecoin USDC langsung ke dompet kripto di Solana dan jaringan Ethereum Polygon. Hal ini menandai langkah pertama perusahaan media sosial ini dalam membayar kripto sejak meninggalkan proyek Diem pada 2022.
Mengutip Yahoo Finance, Kamis (30/4/2026), sistem pembayaran kripto ini mendukung dompet populer termasuk MetaMask, Phantom, dan Binance dengan Stripe sebagai penyedia pembayaran untuk menangani infrastruktur teknis. Saat ini, hanya konten kreator di Kolombia dan Filipina yang memenuhi syarat untuk pembayaran stablecoin.
BACA JUGA:FBI Tangkap 276 Pelaku Penipuan Kripto Global, Modus “Pig Butchering” Dibongkar
BACA JUGA:Visa Genjot Stablecoin, Kini Dukung 9 Jaringan Blockchain dengan Nilai USD7 Miliar
BACA JUGA:Bitmine Borong Ethereum Rp 2,55 Triliun dalam 24 Jam, Ikut Beli?
BACA JUGA:Marak Stablecoin Palsu, Bank Sentral Hong Kong Ingatkan Hal Ini
Ketika dihubungi Decyrpt, juru bicara Meta menekankan perusahaan itu tidak menerbitkan stablecoin meta. Sebaliknya, perusahaan memanfaatkan USDC Circle, stablecoin terbesar kedua dengan kapitalisasi pasar lebih dari USD 77 miliar atau Rp 1.337 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.370).
“Kami berupaya menawarkan metode pembayaran yang paling relevan. Itulah sebabnya kami sedang menjajaki bagaimana stablecoin dapat menjadi bagian dari rangkaian opsi kami,” juru bicara itu menambahkan.
Pemilihan geografis ini mencerminkan strategi Meta untuk menguji fitur keuangan di pasar negara berkembang, di mana adopsi kripto sering kali melampaui infrastruktur perbankan tradisional.
Adopsi stablecoin oleh Meta merupakan pembalikan strategis dari kripto sebelumnya. Perusahaan itu menutup proyek Libra yang kemudian berganti nama menjadi Diem pada 2022 setelah menghadapi pengawasan regulasi yang ketat. Minat terhadap stablecoin di kalangan perusahaan AS telah naik secara subtansial sejak penandatanganan GENIUS Act tahun lalu yang mengatur token kripto yang dipatok ke dolar AS.
Chainalysis memprediksi volume perdagangan stablecoin dapat mencapai USD 1,5 kuadriliun pada 2035, mencerminkan meningkatnya kepercayaan pada jalur pembayaran dolar digital di kalangan pelaku keuangan tradisional.



/2023/09/25/477786344.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4424747/original/096223300_1683862013-close-up-hands-holding-tablet.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4604009/original/088733100_1696838759-WhatsApp_Image_2023-10-09_at_13.31.08__1_.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
/2025/12/02/1778127410.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5128907/original/2100_1739263990-DALL__E_2025-02-11_15.52.52_-_A_modern_Bitcoin_ATM_with_a_sleek__futuristic_design__featuring_a_large_touchscreen_displaying_Bitcoin_price_charts_and_QR_codes_for_transactions._The.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028256/original/032953400_1732871460-fotor-ai-20241129161044.jpg)