Jakarta – Regulator keuangan Australia mulai melakukan perubahan besar pada infrastruktur sistem pembayaran nasional seiring meningkatnya penggunaan stablecoin dalam layanan keuangan.
Dikutip dari CoinMarketCap, Jumat (1/5/2026), langkah ini dilakukan untuk memastikan sistem pembayaran tetap relevan dan kompatibel dengan perkembangan teknologi keuangan digital, termasuk mata uang berbasis token.
BACA JUGA:Siapa Pemilik Bitcoin Terbesar 2026? Ini Datanya
BACA JUGA:Shinhan Card Gandeng Solana Uji Coba Pembayaran Stablecoin
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 1 Mei 2026: Bitcoin dan Ethereum Naik Tipis
Dalam peta jalan yang diusulkan, otoritas Australia menekankan perlunya penyesuaian pada sistem pembayaran antar rekening (account-to-account) agar mampu mengakomodasi pergerakan mata uang digital.
Transformasi ini dipicu oleh semakin luasnya penggunaan stablecoin di tingkat global. Forum Account-to-Account Payments Roundtable bahkan telah menyusun rancangan awal untuk arsitektur sistem pembayaran generasi berikutnya.
Regulator saat ini tengah mengkaji bagaimana stablecoin dapat mengubah mekanisme penyelesaian transaksi serta protokol pembayaran yang ada.
Selain itu, stablecoin dinilai memiliki keunggulan berupa kemampuan pemrograman (programmable) dan ketersediaan transaksi sepanjang waktu, yang menjadi daya tarik dalam sistem keuangan modern.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.



/2024/06/12/2123675605.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028260/original/094937500_1732871703-fotor-ai-2024112916143.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567344/original/027102800_1777276444-WhatsApp_Image_2026-04-27_at_14.16.33.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762787/original/061059400_1709635135-20240305-Pelaporan_SPT-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5569336/original/055015700_1777438671-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4465765/original/043413400_1686728194-Gedung_Kemenkeu_Jakarta.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5570481/original/055024800_1777527657-IMG_4124.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571098/original/071261400_1777603175-96a28de4-3f2c-4fb5-8afe-8e57ce6a425f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3058580/original/084519300_1582520724-c10cd121f6fe3f1e5d45bce671a02f480d0b4c2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)