• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Bahlil Usul Anggaran Pengadaan Kompor Listrik Rp 815,56 Miliar pada Tahun 2027

    Bahlil Usul Anggaran Pengadaan Kompor Listrik Rp 815,56 Miliar pada Tahun 2027

    Avia Avian (AVIA) Lanjutkan Strategi Ekspansi di Tengah Tantangan Industri Cat

    Avia Avian (AVIA) Lanjutkan Strategi Ekspansi di Tengah Tantangan Industri Cat

    CORE: Pemangkasan Anggaran MBG Cerminkan Koreksi Perencanaan, Bukan Murni Efisiensi

    CORE: Pemangkasan Anggaran MBG Cerminkan Koreksi Perencanaan, Bukan Murni Efisiensi

    Kejar Ekspor Manufaktur 30%, CORE Soroti Tantangan Struktural Industri Nasional

    Kejar Ekspor Manufaktur 30%, CORE Soroti Tantangan Struktural Industri Nasional

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Bahlil Usul Anggaran Pengadaan Kompor Listrik Rp 815,56 Miliar pada Tahun 2027

    Bahlil Usul Anggaran Pengadaan Kompor Listrik Rp 815,56 Miliar pada Tahun 2027

    Avia Avian (AVIA) Lanjutkan Strategi Ekspansi di Tengah Tantangan Industri Cat

    Avia Avian (AVIA) Lanjutkan Strategi Ekspansi di Tengah Tantangan Industri Cat

    CORE: Pemangkasan Anggaran MBG Cerminkan Koreksi Perencanaan, Bukan Murni Efisiensi

    CORE: Pemangkasan Anggaran MBG Cerminkan Koreksi Perencanaan, Bukan Murni Efisiensi

    Kejar Ekspor Manufaktur 30%, CORE Soroti Tantangan Struktural Industri Nasional

    Kejar Ekspor Manufaktur 30%, CORE Soroti Tantangan Struktural Industri Nasional

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » CORE: Pemangkasan Anggaran MBG Cerminkan Koreksi Perencanaan, Bukan Murni Efisiensi

CORE: Pemangkasan Anggaran MBG Cerminkan Koreksi Perencanaan, Bukan Murni Efisiensi

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-06-14
0

CORE: Pemangkasan Anggaran MBG Cerminkan Koreksi Perencanaan, Bukan Murni Efisiensi

Reporter: Hervin Jumar | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

wmhg.org – JAKARTA. Rencana penyesuaian anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai sorotan dari kalangan ekonom. 

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai pengurangan kebutuhan anggaran program tersebut lebih mencerminkan koreksi atas kelemahan perencanaan awal dibandingkan keberhasilan efisiensi semata.

Menurut Yusuf, temuan ruang penghematan yang cukup besar setelah program berjalan justru memunculkan pertanyaan mengenai akurasi penyusunan anggaran pada tahap awal. 

Pasalnya, kebutuhan anggaran MBG yang sebelumnya diproyeksikan mencapai Rp268 triliun masih dapat ditekan secara signifikan setelah dilakukan evaluasi.

Jika anggaran yang semula diproyeksikan mencapai Rp268 triliun ternyata masih bisa dikurangi cukup besar setelah evaluasi berjalan, sulit menghindari kesimpulan bahwa estimasi awal belum disusun dengan tingkat presisi yang memadai, ujar Yusuf kepada Kontan, Minggu (14/6/2026).

Ia menilai, sebagai program prioritas nasional, kebutuhan anggaran seharusnya sejak awal dihitung berdasarkan jumlah penerima manfaat yang telah terverifikasi, kapasitas layanan yang realistis, serta biaya satuan yang terukur.

Yusuf menyoroti perubahan jumlah titik layanan MBG yang meningkat dari 21.000 menjadi 27.877 titik. Menurutnya, perubahan tersebut menunjukkan bahwa aspek operasional program masih mengalami penyesuaian mendasar setelah implementasi dimulai.

Ketika pemerintah menyebut pengurangan ini sebagai penyesuaian berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, itu mengindikasikan bahwa asumsi awal belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi sebenarnya, katanya.

Meski begitu, Yusuf mengapresiasi langkah pemerintah melakukan evaluasi dan pembenahan program. Namun, ia menegaskan bahwa publik berhak mempertanyakan mengapa potensi penghematan dalam jumlah besar baru ditemukan setelah anggaran telanjur dialokasikan.

Yusuf memperkirakan, manfaat penghematan dapat mencapai Rp 27 triliun hingga Rp 40 triliun apabila asumsi kebocoran belanja sosial berada pada kisaran 10% hingga 15%. 

Nilai tersebut dinilai cukup signifikan di tengah ruang fiskal yang semakin terbatas dan kebutuhan pembiayaan negara yang terus meningkat.

Kendati begitu, ia mengingatkan bahwa penghematan tersebut hanya akan berdampak positif apabila berasal dari pengurangan pemborosan dan belanja non-prioritas, bukan dari pemangkasan layanan utama program.

Menurut Yusuf, risiko yang perlu diwaspadai adalah ketika tekanan untuk menunjukkan efisiensi justru mendorong pemotongan yang paling mudah dilakukan secara administratif, seperti mengurangi cakupan layanan, menurunkan kualitas makanan, atau memperlambat ekspansi program kepada kelompok yang paling membutuhkan.

Jika itu yang terjadi, maka efisiensi hanya menjadi istilah lain untuk pengurangan manfaat, tegasnya.

Ia menambahkan, kualitas layanan MBG tetap dapat dipertahankan meski dengan anggaran lebih rendah apabila pemerintah mampu meningkatkan akurasi data penerima manfaat, memprioritaskan daerah dengan tingkat stunting tinggi, mengevaluasi dapur yang tidak memenuhi standar, serta memisahkan secara tegas anggaran pangan dari belanja aset.

Namun hingga kini, menurut Yusuf, informasi yang tersedia bagi publik masih terbatas untuk menilai apakah pengurangan anggaran benar-benar berasal dari perbaikan tata kelola atau hanya koreksi atas target yang sejak awal terlalu optimistis.

Ia menilai, keberhasilan program tidak seharusnya diukur dari besarnya anggaran yang berhasil dihemat. Evaluasi perlu difokuskan pada hasil nyata di lapangan, seperti terjaganya jumlah penerima manfaat, kualitas gizi yang diberikan, serta perbaikan indikator stunting dan kesehatan anak.

Tanpa ukuran hasil yang jelas dan transparan, pengurangan anggaran berisiko lebih menjadi keberhasilan administratif daripada keberhasilan kebijakan publik yang sesungguhnya, pungkas Yusuf.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Mentan Amran Bantah Beras Langka, Stok Tembus 5,3 Juta Ton

Mentan Amran Bantah Beras Langka, Stok Tembus 5,3 Juta Ton

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Danantara Tak Setor Dividen ke APBN 2026 dan 2027

Danantara Tak Setor Dividen ke APBN 2026 dan 2027

2026-10-09
Perpres Ojol Rampung, Ini Tugas Baru Kementerian UMKM

Perpres Ojol Rampung, Ini Tugas Baru Kementerian UMKM

2026-10-09
Perpres Ojol Rampung, Atur Juga Pengantaran Barang dan Makanan

Perpres Ojol Rampung, Atur Juga Pengantaran Barang dan Makanan

2026-10-09
Belanja Negara 2027 Tembus Rp 4.000 Triliun, Pertama Kali dalam Sejarah

Belanja Negara 2027 Tembus Rp 4.000 Triliun, Pertama Kali dalam Sejarah

2026-09-26
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Dunia Melemah 1%, Investor Tunggu Risalah The Fed

Harga Emas Dunia Melemah 1%, Investor Tunggu Risalah The Fed

2026-10-09
Harga Emas Perhiasan 8 Oktober 2026: Cermati Nilai Karat dan Cara Bedakan Keaslian

Harga Emas Perhiasan 8 Oktober 2026: Cermati Nilai Karat dan Cara Bedakan Keaslian

2026-10-09
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 15.000, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 15.000, Buyback Anjlok Lebih Dalam

2026-10-09
Harga Emas Pegadaian 8 Oktober 2026: Cek Antam, UBS, dan Galeri24

Harga Emas Pegadaian 8 Oktober 2026: Cek Antam, UBS, dan Galeri24

2026-10-09

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Solana Masuk Infrastruktur Keuangan Institusi, JPMorgan Jadi Penasihat

Solana Masuk Infrastruktur Keuangan Institusi, JPMorgan Jadi Penasihat

2026-10-09
0
Harga Kripto Hari Ini 8 Oktober 2026: Bitcoin Turun 2,45%, XRP Lebih Dalam

Harga Kripto Hari Ini 8 Oktober 2026: Bitcoin Turun 2,45%, XRP Lebih Dalam

2026-10-09
0
Robinhood Beli Bitcoin US$ 25 Juta, Masukkan ke Neraca Perusahaan

Robinhood Beli Bitcoin US$ 25 Juta, Masukkan ke Neraca Perusahaan

2026-10-09
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Siapkan Proyek Altcoin Baru

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Siapkan Proyek Altcoin Baru

2026-10-09
0
Investor Kripto Perlu Cermati Sentimen Ini pada Kuartal IV 2026

Investor Kripto Perlu Cermati Sentimen Ini pada Kuartal IV 2026

2026-10-09
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Dunia Melemah 1%, Investor Tunggu Risalah The Fed

Harga Emas Dunia Melemah 1%, Investor Tunggu Risalah The Fed

2026-10-09
Harga Emas Perhiasan 8 Oktober 2026: Cermati Nilai Karat dan Cara Bedakan Keaslian

Harga Emas Perhiasan 8 Oktober 2026: Cermati Nilai Karat dan Cara Bedakan Keaslian

2026-10-09

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.