• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, April 30, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Jelang Mudik, Permintaan Mobil Bekas Naik: Innova, Avanza, Xpander Jadi Incaran

    Jelang Mudik, Permintaan Mobil Bekas Naik: Innova, Avanza, Xpander Jadi Incaran

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Jelang Mudik, Permintaan Mobil Bekas Naik: Innova, Avanza, Xpander Jadi Incaran

    Jelang Mudik, Permintaan Mobil Bekas Naik: Innova, Avanza, Xpander Jadi Incaran

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Pohon Beringin Tumbang di Banten dan Riau, Faktor Kepemimpinan Bahlil Jadi Penyebabnya?

Pohon Beringin Tumbang di Banten dan Riau, Faktor Kepemimpinan Bahlil Jadi Penyebabnya?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-12-05
0

Pohon Beringin Tumbang di Banten dan Riau, Faktor Kepemimpinan Bahlil Jadi Penyebabnya?

wmhg.org – Partai Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia menjadi sorotan lantaran sejumlah kader partai berlambang pohon beringin
yang bertarung di Pilkada 2024 kemungkinan besar gagal memenang. Sebut saja nama kader Golkar yang tersohor seperti Airin Rahcmi Diany dan Ridwan Kamil kalah dalam pertarungan Pilkada di Banten dan Jakarta.

Airin diketahui sebagai calon gubernur bertarung di Pilkada Banten 2024. Ia berpasangan dengan Ketua DPD PDIP Ade Sumardi kalah nya dalam hasil hasil hitung cepat dari pasangan cagub-cawagub lainnya Andra Soni-Dimyati.

Airin-Ade yang diusung mayoritas oleh Golkar dan PDIP hanya 42,28 persen. Sementara Andra Soni-Dimyati memperoleh 57,72 persen. Hasil itu merupakan hasil hitung cepat Charta Politika dengan data yang masuk sebesar 96,67 persen.

Sementara Ridwan Kamil yang berpasangan dengan kader PKS Suswono di Pilkada Jakarta nya hanya menempati urutan ke dua dalam hasil hitung cepat. Kalah dari pasangan Pramono Anung-Rano Karno yang mengklaim kemenangan dengan 50.07 persen.

Tak hanya itu, Partai Golkar juga berpotensi kehilangan; Riau yang dikenal menjadi wilayah kekuasaannya. Ketua DPD Golkar Riau Syamsuar berdasarkan hitung cepat justru kalah telak di Pilkada Riau.

Lantas apa yang menjadi penyebab Pohon Beringin Tumbang di sejumlah Pilkada?

Analis Politik yang juga Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai tumbangnya Golkar kemungkinan karena faktor kehilangan posisi tawar dalam Koalisi Indonesia Maju atau KIM Plus.

Calon
Calon Gubernur Banten, Airin Rachmi Diany usai mencoblos di TPS 15 Sutera Nerada, Tangsel, Banten, Kamis (27/11/2024). [Wivy Hikmatullah]

Sejak awal Golkar terlihat kehilangan bargian di KIM Plus. Tak punya level negoisasi kuat. Buktinya RK yang zona nyaman di Jabar tapi harus pindah ke Jakarta atas nama solidaritas KIM Plus. Begitupun di Banten, rekom Golkar awalnya bukan ke Airin, tapi Andra Soni. Meski pada akhirnya Golkar dukung Airin, tapi publik melihatnya Golkar setengah hati ke Airin, setengah hatinya lagi Andra Soni yang merupakan jagoan Kim Plus, kata Adi saat dihubungi wmhg.org, Rabu (4/12/2024).

Sementara itu, Analis Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menyampaikan kekalahan Golkar disebabkan pemilihan calon yang diusung tidak tepat.

Pertama, penetapan calon yang tidak tepat. Calon yang kurang diterima suatu daerah dipaksakan maju di daerah tersebut, katanya saat dihubungi terpisah.

Contohnya Ridwan Kamil dipaksakan maju di Jakarta. Padahal Ridwan Kamil lebih diterima di Jawa Barat. Hal ini menyebabkan Ridwan Kamil sulit mendapat di Jakarta, sambungnya.

Selan itu, kata dia, faktor lainnya yakni menetapkankan calon yang tidak steril, khususnya dalam kasus korupsi dan dinasti politik. Hal ini terlihat pada pencalonan Airin di Banten.

Jadi dua faktor itu tampaknya berpengaruh kuat tidak terpilihnya paslon yang diusung Golkar. Golkar terkesan kurang teliti memilih paslon, katanya.

Hal itu tentu berpengaruh terhadap motivasi kader Golkar untuk optimal memenangkan kader yang diusung. Hal ini juga menjadi penyebab tidak terpilihnya paslon yang diusung Golkar, imbuhnya.

Salah Bahlil?

Sementara itu Analis Politik dari Universitas Andalas, Asrinaldi, menilai tumbangnya Golkar di sejumlah Pilkada belum bisa dikatakan karena pengaruh Bahlil sebagai ketua umum baru. Pasalnya, Pilkada ini banyak anomali-anomalinya.

Ketua
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam sambutannya di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (16/11/2024). (ANTARA/Narda Margaretha Sinambela)

Saya pikir belum bisa dikatakan terkait dengan kepimpinan Bahalil ya karena ini kan proses pilkada yang banyak anomali dan kita tahu bahwa fenomena pilkada pada 2014 ini ya tidak ada bedanya dengan Pilpres yang mengendepankan aspek kekuatan-kekuatan di luar partai, kata Asrinaldi.

Ditambah lagi, kata dia, karakter masyarakat yang memang sudah jenuh serta mulai cerdas juga untuk memilih dengan tidak terpengaruh dengan endorsement.

Walaupun di level tertentu juga ada ya Ini menggambarkan bahwa sebenarnya banyak faktor yang menentukan kalahnya partai politik dalam pilkada ini. Tidak hanya kepimpinan dari seorang ketua umum gitu tapi tentu dalam konteks Golkar sendiri ya baru beberapa bulan belum bisa kita katakan sebagai indikasi awal lemahnya kepimpinan Bahlil. Karena ini baru permulaan dalam konteks kontestasi. Kita lihat dalam beberapa bulan dan beberapa tahun ke depan ya terkait kepimpinan Bahlil ini, pungkasnya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Cara Kirim Uang dari Dana ke Link Aja

Cara Kirim Uang dari Dana ke Link Aja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Defisit Anggaran AS Bisa Melonjak Imbas Perubahan Tarif Dagang, Nilainya Segini

Defisit Anggaran AS Bisa Melonjak Imbas Perubahan Tarif Dagang, Nilainya Segini

2026-04-30
Pemerintah Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Ini Fungsinya

Pemerintah Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Ini Fungsinya

2026-04-30
Jelang Mudik, Permintaan Mobil Bekas Naik: Innova, Avanza, Xpander Jadi Incaran

Jelang Mudik, Permintaan Mobil Bekas Naik: Innova, Avanza, Xpander Jadi Incaran

2026-02-27
OJK Hormati Putusan KPPU di Kasus Kartel Suku Bunga, Industri Pindar Diminta Perbaiki Tata Kelola

OJK Hormati Putusan KPPU di Kasus Kartel Suku Bunga, Industri Pindar Diminta Perbaiki Tata Kelola

2026-03-28
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Pemerintah Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Ini Fungsinya

Pemerintah Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Ini Fungsinya

2026-04-30
Soal Anggaran Rp 4 Triliun untuk 1.800 Perlintasan Kereta, Begini Kata Menko Airlangga

Soal Anggaran Rp 4 Triliun untuk 1.800 Perlintasan Kereta, Begini Kata Menko Airlangga

2026-04-30
Tim Khusus Dibentuk Dalami Keterlibatan Green SM Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi

Tim Khusus Dibentuk Dalami Keterlibatan Green SM Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi

2026-04-30
Syarat Refund Tiket Kereta Terdampak Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL

Syarat Refund Tiket Kereta Terdampak Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL

2026-04-30

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Pemerintah Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Ini Fungsinya

Pemerintah Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Ini Fungsinya

2026-04-30
0
Soal Anggaran Rp 4 Triliun untuk 1.800 Perlintasan Kereta, Begini Kata Menko Airlangga

Soal Anggaran Rp 4 Triliun untuk 1.800 Perlintasan Kereta, Begini Kata Menko Airlangga

2026-04-30
0
Tim Khusus Dibentuk Dalami Keterlibatan Green SM Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi

Tim Khusus Dibentuk Dalami Keterlibatan Green SM Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi

2026-04-30
0
Syarat Refund Tiket Kereta Terdampak Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL

Syarat Refund Tiket Kereta Terdampak Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL

2026-04-30
0
Kereta Cepat Whoosh Angkut 15 Juta Penumpang sejak Oktober 2023

Kereta Cepat Whoosh Angkut 15 Juta Penumpang sejak Oktober 2023

2026-04-30
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Pemerintah Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Ini Fungsinya

Pemerintah Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Ini Fungsinya

2026-04-30
Soal Anggaran Rp 4 Triliun untuk 1.800 Perlintasan Kereta, Begini Kata Menko Airlangga

Soal Anggaran Rp 4 Triliun untuk 1.800 Perlintasan Kereta, Begini Kata Menko Airlangga

2026-04-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.