Jakarta – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melaporkan, kereta cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh telah mengangkut sekitar 15 juta penumpang, sejak beroperasi secara komersial (COD) pada Oktober 2023 hingga April 2026.Â
Sampai hari ini dari sejak COD, kita sudah mengangkut 15 juta penumpang. Alhamdulillah itu menunjukkan bagaimana minat masyarakat Jakarta-Bandung menggunakan Whoosh, ujar Direktur Utama PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi di sela acara Friendship Stories Exchange Event di Stasiun Whoosh Halim, Jakarta, Selasa (28/4/2026).Â
BACA JUGA:Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh Rampung
BACA JUGA:Viral Penumpang Tahan Pintu Kereta Cepat Whoosh, Sempat Ganggu Jadwal Perjalanan
BACA JUGA:Kereta Cepat Whoosh Dimanfaatkan untuk Menipu, Simak Ragam Modusnya
BACA JUGA:Masalah Utang Kereta Cepat Whoosh Sudah Beres, Tinggal Rumuskan Tata Laksana
BACA JUGA:Restrukturisasi Kereta Cepat Terus Diproses, AHY: Kita Cari Solusi Terbaik
Dwiyana menyampaikan, angka penumpang Whoosh terus meningkat. KCIC pun menargetkan jumlah penumpang bisa naik hingga 5 persen secara tahunan pada 2026. Â
Kita harapkan bisa naik lah 5 persen dari tahun kemarin, rata-rata bisa di atas 18 ribu per hari, kata Dwiyana.Â
Saat ditemui pada kesempatan yang sama, General Manager Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunisa menyampaikan, proyeksi kenaikan penumpang secara tahunan ini bakal terlihat dengan adanya lonjakan okupansi harian.Â
Kalau sekarang itu (okupansi harian rata-rata) weekday-nya di 17 ribu (penumpang). Jadi kalau kita harapkan bisa naik tahun ini sampai dengan 18-19 ribu (penumpang). Weekend-nya sampai dengan 21 ribu (penumpang), paparnya.Â
Adapun sepanjang 2025, kereta cepat Whoosh sukses mengangkut sekitar 6,2 juta penumpang, tumbuh dari tahun sebelumnya sebanyak 6 juta penumpang. Â
Angkutan Penumpang Harian Naik per Selasa Ini
Adapun okupansi penumpang kereta cepat Whoosh per Selasa (28/4/2026) hari ini terpantau mengalami kenaikan. Lonjakan ini terjadi pasca adanya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4/2026) malam, yang membuat operasional kereta api dari Stasiun Bekasi menuju arah timur terganggu.Â
General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Eva Chairunisa, mengonfirmasi angka penumpang kereta cepat Whoosh mengalami sedikit peningkatan dibandingkan hari yang sama di pekan lalu.Â
Kalau dibandingkan dengan hari Selasa minggu lalu memang kita melihat sedikit peningkatan ya, ujar dia saat ditemui di Stasiun Whoosh Halim, Jakarta, pada kesempatan sama.Â



/2025/12/02/1778127410.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5163573/original/060391100_1742020123-WhatsApp_Image_2025-03-15_at_11.26.24.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566434/original/071535000_1777184776-WhatsApp_Image_2026-04-26_at_13.13.52.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5041840/original/074196800_1733742452-14.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552785/original/012827200_1775829006-Kereta_Cepat_Whoosh.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495652/original/062697000_1770385761-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_RI_Airlangga_Hartarto-_6_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567749/original/021231900_1777332665-3.jpg)