• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Oktober 14, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    PRJ 2026 Jadi Arena Persaingan Produsen Motor Merebut Konsumen

    PRJ 2026 Jadi Arena Persaingan Produsen Motor Merebut Konsumen

    PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Akui Ada Kendala Operasional pada Pembangkit

    PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Akui Ada Kendala Operasional pada Pembangkit

    Paradise Property (INPP) Targetkan Pendapatan Berulang di Atas 75%, Ini Strateginya

    Paradise Property (INPP) Targetkan Pendapatan Berulang di Atas 75%, Ini Strateginya

    Strategi Bukaka Teknik Utama (BUKK) Meraih Penjualan Rp 4,1 Triliun pada 2026

    Strategi Bukaka Teknik Utama (BUKK) Meraih Penjualan Rp 4,1 Triliun pada 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    PRJ 2026 Jadi Arena Persaingan Produsen Motor Merebut Konsumen

    PRJ 2026 Jadi Arena Persaingan Produsen Motor Merebut Konsumen

    PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Akui Ada Kendala Operasional pada Pembangkit

    PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Akui Ada Kendala Operasional pada Pembangkit

    Paradise Property (INPP) Targetkan Pendapatan Berulang di Atas 75%, Ini Strateginya

    Paradise Property (INPP) Targetkan Pendapatan Berulang di Atas 75%, Ini Strateginya

    Strategi Bukaka Teknik Utama (BUKK) Meraih Penjualan Rp 4,1 Triliun pada 2026

    Strategi Bukaka Teknik Utama (BUKK) Meraih Penjualan Rp 4,1 Triliun pada 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Mengukur Daya Tahan Pertamina Menahan Harga BBM di Tengah Gejolak Harga Minyak

Mengukur Daya Tahan Pertamina Menahan Harga BBM di Tengah Gejolak Harga Minyak

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-04-13
0

Mengukur Daya Tahan Pertamina Menahan Harga BBM di Tengah Gejolak Harga Minyak

wmhg.org – JAKARTA. Pemerintah masih menahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri. Padahal, harga minyak mentah dunia kembali melonjak hingga menembus level US$ 100 per barel, sejalan dengan eskalasi konflik geopolitik yang kembali memanas di Timur Tengah.

Merujuk Trading Economics, pada awal pekan ini harga West Texas Intermediate (WTI) dan Brent kompak melonjak sekitar 7%. Hingga pukul 18:47 WIB, harga WTI mendaki ke level US$ 103,9 per barel, sementara Brent berada di posisi US$ 102,1 per barel.

Publik masih menanti pembahasan pemerintah dan badan usaha mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi. Di sisi lain, pertanyaan pun mulai menyeruak terkait daya tahan Pertamina untuk menahan harga BBM di tengah lonjakan harga minyak dunia.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Muhammad Kholid Syeirazi menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM mengacu kepada biaya penyediaan yang dihitung dari rata-rata Mean of Plats Singapore (MOPS) periode satu bulan sebelumnya. Dus, tidak setiap naik atau turun harga minyak mentah secara langsung disertai dengan penyesuaian harga jual BBM.

Adapun, pemerintah menahan harga BBM di dalam negeri dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Mulai dari keseimbangan kapasitas fiskal, stabilitas sosial dan politik, serta pertumbuhan ekonomi. Sebab,   kenaikan harga BBM umumnya diikuti oleh kenaikan harga pangan, biaya transportasi, inflasi serta penurunan konsumsi dan daya beli.

Ini pil pahit yang tidak mudah ditelan Pemerintah. Konsekuensinya, Pemerintah memindah risiko dari pom bensin ke neraca keuangan Pertamina dan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), ungkap Kholid saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (13/4/2026).

Di tengah gejolak harga minyak dan rantai pasoknya, Kholid menyoroti bahwa saat ini pasar minyak mentah maupun BBM sedang didikte oleh penjual. Dalam situasi tersebut, Pertamina harus menyediakan cadangan operasional minimum BBM dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dengan segala cara, yang dapat menggerus kemampuan fiskal perusahaan.

Sellers market itu penjual yang pegang kendali karena barang langka, sementara demand tinggi. Yang menetapkan T&C (Syarat & Ketentuan) lelang penjual. Mau ambil, tidak mau lepas ke buyer lain yang mau bayar lebih tinggi, jelas Kholid.

Sementara itu, Pengamat BUMN & Ekonom dari Universitas Indonesia Toto Pranoto menilai bahwa kemampuan pemerintah maupun Pertamina untuk menjaga harga BBM dalam situasi saat ini cukup terbatas.

Sebab, kenaikan harga  minyak dunia sudah melewati US$ 100 atau jauh di atas rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) sebesar US$ 70 per barel dalam APBN 2026.

Jadi dalam jangka pendek bisa dilakukan policy tidak naik harga BBM. Tapi dalam jangka menengah-panjang sulit dilakukan. Pemerintah harus menjaga supaya kebijakan BBM subsidi bisa tepat sasaran. Jangan sampai konsumen non-subsidi migrasi ke BBM subsidi, ujar Toto.

Soal daya tahan Pertamina, Toto menggambarkan bahwa posisi laba tahun 2025 mencapai sekitar US$ 3 miliar atau sekitar Rp 45 triliun, dengan arus kas yang cukup kuat karena pembayaran subsidi pemerintah yang lebih disiplin. Dalam posisi ini, Toto memprediksi dari sisi keuangan, Pertama memiliki daya tahan hingga semester I-2026.

Mungkin sampai dengan semester pertama tahun ini Pertamina masih bisa bertahan. Namun kalau harga minyak tidak turun di bawah US$ 100 pada semester kedua, maka keuangan Pertamina diduga akan mengalami kesulitan, kata Toto.

Dalam situasi ini, Kholid menekankan agar Pemerintah tetap memprioritaskan pembayaran dana kompensasi kepada Pertamina secara tepat waktu. Hal ini penting sebagai upaya mitigasi agar posisi arus kas Pertamina tetap sehat dan mampu bertahan menghadapi ketidakpastian geopolitik yang membayangi.

Apabila rata-rata harga minyak pada bulan ini masih di atas US$ 100 per barel, secara pribadi, Kholid pun menyarankan agar mempertimbangkan penyesuaian harga BBM non-subsidi pada bulan Mei. Kalau harga minyak bertahan di atas US$ 100 per barel, harga BBM non-subsidi harus dilakukan penyesuaian untuk menghindarkan Pertamina dari double kick: subsidi yang baru dibayar tahun depan dan kompensasi yang telat dicairkan, terang Kholid.

Respons Pertamina

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Muhammad Baron mengaku, belum merinci mengenai daya tahan Pertamina menghadapi gejolak harga minyak dan ketidakpastian geopolitik saat ini. Dia hanya menegaskan bahwa dengan dukungan pemerintah, Pertamina telah menjalankan berbagai skenario sebagai bagian dari langkah antisipatif dalam menghadapi dinamika pasar global.

Tujuannya agar operasional perusahaan tetap berjalan optimal untuk menjaga pasokan dan distribusi energi kepada masyarakat.

Pertamina secara aktif berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, serta instansi terkait lainnya agar pembayaran subsidi dan kompensasi BBM penugasan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku, kata Baron kepada Kontan.co.id, Senin (13/4/2026).

Soal penyesuaian harga BBM non-subsidi, Baron menyatakan sejauh ini Pertamina terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan memonitor perkembangan harga minyak dunia yang sangat dinamis dalam beberapa waktu terakhir.

Saat ini, penyesuaian harga BBM Non-Subsidi mempertimbangkan berbagai faktor dan masih di kaji bersama serta dilakukan penuh kehati-hatian, tandas Baron.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Jepang Resmi Anggap Kripto Produk Keuangan, Minat Institusi Diprediksi Naik

Jepang Resmi Anggap Kripto Produk Keuangan, Minat Institusi Diprediksi Naik

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Defisit APBN Rp 319 Triliun, Suahasil Waspadai Gejolak Geopolitik

Defisit APBN Rp 319 Triliun, Suahasil Waspadai Gejolak Geopolitik

2026-10-10
Donald Trump Bakal Pecat Bos Komisi Sekuritas AS Jika Jadi Presiden, Dendam Pribadi?

Donald Trump Bakal Pecat Bos Komisi Sekuritas AS Jika Jadi Presiden, Dendam Pribadi?

2024-07-29
Cukai Minuman Berpemanis Ditargetkan Rp 1,7 Triliun pada Semester II 2027

Cukai Minuman Berpemanis Ditargetkan Rp 1,7 Triliun pada Semester II 2027

2026-10-10
Telkom Perkuat Komitmen ESG Lewat Aksi GoZero% Goes to Klangon di Sleman

Telkom Perkuat Komitmen ESG Lewat Aksi GoZero% Goes to Klangon di Sleman

2026-10-13
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

2026-10-14
Harga Emas Antam 13 Oktober 2026 Anjlok Rp 20 Ribu, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 13 Oktober 2026 Anjlok Rp 20 Ribu, Cek Rincian di Sini

2026-10-14
Harga Emas Pegadaian 13 Oktober 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Merosot

Harga Emas Pegadaian 13 Oktober 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Merosot

2026-10-14
Harga Emas 24 Karat Hari Ini: Perbandingan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

Harga Emas 24 Karat Hari Ini: Perbandingan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

2026-10-14

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
JPMorgan Ungkap Aliran Dana ke Kripto Tembus Rp 896 Triliun di 2026

JPMorgan Ungkap Aliran Dana ke Kripto Tembus Rp 896 Triliun di 2026

2026-10-14
0
Harga Kripto 13 Oktober 2026: Bitcoin Tertekan, Zcash Anjlok 7,81%

Harga Kripto 13 Oktober 2026: Bitcoin Tertekan, Zcash Anjlok 7,81%

2026-10-14
0
Strategy Beli 250 Bitcoin, Total Kepemilikan Jadi 848.250 BTC

Strategy Beli 250 Bitcoin, Total Kepemilikan Jadi 848.250 BTC

2026-10-14
0
Binance Tutup Layanan Mining Bitcoin Mulai November 2026

Binance Tutup Layanan Mining Bitcoin Mulai November 2026

2026-10-14
0
Korea Selatan Blokir 27 Situs Kripto Tak Terdaftar, Bagaimana Dana Nasabah?

Korea Selatan Blokir 27 Situs Kripto Tak Terdaftar, Bagaimana Dana Nasabah?

2026-10-14
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

2026-10-14
Harga Emas Antam 13 Oktober 2026 Anjlok Rp 20 Ribu, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 13 Oktober 2026 Anjlok Rp 20 Ribu, Cek Rincian di Sini

2026-10-14

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.