Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Indonesia bisa memproduksi energi bersih lebjh kuat. Dia menyebut istilah baru, yakni bersih kuadrat.
Dia menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan transisi energi dari BBM fosil ke energi baru terbarukan. Berbagai cara bisa dilakukan dalam mengejar target nol emisi karbon pada 2060.
BACA JUGA:PLN: Indonesia Surplus Hidrogen 125 Ton
BACA JUGA:Indonesia Tunjuk Lembaga Keuangan Ini Ikut Atur Penerbitan Panda Bond
BACA JUGA:Indonesia Ingin CoC di Laut China Selatan Rampung Tahun Ini
Bangsa kita, negara kita atas arahan Bapak Presiden, kita harus mampu melakukan konversi daripada BBM fosil kepada energi baru terbarukan, kita harus konversi, tegas Bahlil dalam Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026, di JICC Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Salah satunya, kata dia, Indonesia tengah mengembangkan pembangunan pembangkit listrik (PLTS) 100 gigawatt (GW) bersama PT PLN (Persero). Hal ini bisa menghasilkan hidrogen yang juga merupakan energi bersih dengan proses yang dijalankan juga bersih.
Hari ini kita lagi mendorong Untuk pembangunan PLTS 100 gigawatt dengan PLN, ini juga bisa dijadikan sebagai Instrumen untuk melahirkan hidrogen. Jadi produknya adalah produk bersih, proses instrumennya juga listriknya juga bersih. Jadi bersih Plus bersih hasilnya bersih kuadrat, tuturnya.
Dia menjelaskan, dengan demikian, cara-cara tersebut bisa mempercepat upaya pemerintah untuk menuju nol emisi karbon. Nah atas dasar itu kalau ini mampu kita lakukan .aka bisa kita menurunkan CO2, maka target Indonesia untuk net zero emission di 2050-2060 itu bisa kita betul-betul lakukan, ujar dia.



/2026/04/08/2106434271.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303228/original/092594700_1784622759-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_15.30.39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4971211/original/002589400_1729136232-IMG_5738.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3520932/original/054634300_1627274266-FOTO_000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3552343/original/069953600_1629981833-clay-banks-XvS-uKUoUao-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980632/original/088675900_1729925953-3c4be2dd-02e9-4dde-98e4-1b2a557f2b63.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)