Jakarta – Tether menghadapi gugatan di Pengadilan Distrik Selatan New York setelah membekukan USDT senilai US$ 42,4 juta milik dua pengusaha Thailand, Nutthawat Rukthammachalern dan Natthawat Kasamvilas.
Dikutip dari cryptopotato, Sabtu (5/9/2026), keduanya menuding Tether memasukkan alamat Ethereum mereka ke daftar hitam pada akhir Oktober 2025 setelah menerima permintaan informal dari seorang agen Investigasi Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (HSI).
BACA JUGA:Daftar 5 Miliarder di Asia Tenggara
BACA JUGA:Kalahkan Thailand, Industri Manufaktur RI Tembus Peringkat 12 Dunia
Sebanyak US$ 42,4 juta USDT kemudian dibekukan. Menurut kedua pengusaha tersebut, tindakan itu dilakukan Tether tanpa surat perintah, putusan pengadilan, maupun pemberitahuan kepada mereka.
Namun, berdasarkan pembaruan dari Pengacara Ariel Givner, dana tersebut diduga berkaitan dengan penyelidikan HSI Raleigh mengenai kasus pig-butchering, yakni skema penipuan yang biasanya menggabungkan pendekatan romantis dengan penipuan investasi.
Penyelidikan bermula dari laporan korban yang terkait penipuan asmara dan investasi, platform perdagangan palsu, serta perpindahan USDT hasil curian melalui sejumlah dompet kripto untuk menyamarkan asal dana.
Salah satu dompet yang dikaitkan dengan para penggugat menyimpan sekitar US$ 26,1 juta dan sebelumnya telah diidentifikasi sebagai alamat konsolidasi dalam alur transaksi yang bertujuan mengumpulkan, melapisi, dan mengintegrasikan dana.

/2026/03/10/984908556.jpg)
/2025/06/20/462614337.jpg)
/2025/09/05/1983514634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4741274/original/088178900_1707738159-WhatsApp_Image_2024-02-12_at_15.41.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530179/original/078118800_1773393511-Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Zulkifli_Hasan-13_Maret_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2704251/original/000193900_1547530828-bendera_AS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4822445/original/055067300_1714908469-fotor-ai-20240505174622.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)