• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Juni 14, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 52,6 Triliun pada Akhir Februari 2025

Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 52,6 Triliun pada Akhir Februari 2025

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-03-20
0

Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 52,6 Triliun pada Akhir Februari 2025

wmhg.org – JAKARTA. Penerimaan kepabeanan dan cukai (Bea Cukai) hingga akhir Februari 2025, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tembus Rp 52,6 triliun atau mencapai 17,5% dari target yang telah ditetapkan.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo mengatakan, ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 2,1% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Kinerja positif ini didorong peningkatan penerimaan bea keluar, sebagai salah satu komponen penerimaan kepabeanan dan cukai. Hal ini mencerminkan tetap terjaganya aktivitas ekspor komoditas unggulan di tengah dinamika ekonomi global saat ini, ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (19/3).

Budi merinci, hingga Februari 2025 penerimaan bea keluar tercatat sebesar Rp 5,4 triliun atau naik 92,9% YoY, di mana dipengaruhi oleh bea keluar produk sawit yang mencapai Rp 5,3 triliun atau tumbuh 852,9% YoY, 

Menurutnya, ini disebabkan kenaikan harga crude palm oil (CPO) bulan Februari 2025 mencapai USD955/metrik ton (MT) melebihi tahun 2024 yang sebesar USD806/MT. 

Namun, lanjut Budi, komponen penerimaan kepabeanan dan cukai lainnya, yakni bea masuk dan cukai diketahui mengalami penurunan. Untuk penerimaan bea masuk, hingga Februari 2025 tercatat sebesar Rp 7,6 triliun atau turun 4,6% YoY, yang salah satunya dipengaruhi oleh penurunan bea masuk dari komoditas beras karena sejak awal tahun 2025 tidak diimpor lagi.

Ke depannya, Budi menegaskan, pihaknya bakal terus berupaya memperkuat pelayanan dan pengawasan impor untuk menjaga penerimaan. 

Kami akan terus menguatkan pelayanan dan pengawasan impor sebagai upaya menjaga penerimaan negara. Dengan pengawasan yang lebih ketat dan pelayanan yang efisien, Bea Cukai memastikan kepatuhan yang lebih baik dari pelaku usaha serta mencegah potensi kebocoran penerimaan, terangnya.

Di sisi lain, Budi mengungkapkan, penurunan juga terjadi di penerimaan cukai. Hingga Februari 2025 penerimaan cukai tercatat sebesar Rp 39,6 triliun atau turun 2,7% YoY.

Rinciannya, cukai hasil tembakau tercatat sebesar Rp 38,4 triliun atau turun 2,6%, yang dipengaruhi oleh turunnya produksi rokok bulan November dan Desember 2024 sebesar 5,2%, sebagai basis perhitungan penerimaan cukai hasil tembakau di bulan Januari dan Februari 2025.

Sementara itu, cukai minuman mengandung etil alkohol (MMEA) sebesar Rp 1,1 triliun atau turun 7,6% YoY karena penurunan produksi MMEA sebesar 11,5%.

Melalui pengawasan yang ketat dan pemberian insentif strategis, kami memastikan arus perdagangan yang aman sekaligus mendorong pertumbuhan industri nasional demi kebermanfaatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, kata Budi.

Lebih lanjut, Budi menambahkan, pihaknya uga senantiasa melindungi masyarakat dan mengamankan perekonomian nasional dari barang ilegal dan penyelundupan dengan melakukan 4.454 penindakan di bidang kepabeanan dan cukai (turun 36,8% YoY) hingga Februari 2025.

Dari penindakan tersebut, perkiraan nilai tangkapan yang dihasilkan sebesar Rp 1,8 triliun (tumbuh 67,0% YoY). Lima komoditas teratas penindakan di antaranya rokok (50%), MMEA (7%), tekstil (3%), besi dan baja (4%), dan HP dan gawai (3%).

Di lingkup penindakan narkotika sendiri, hingga Februari 2025, Bea Cukai telah melancarkan 212 penindakan narkoba bersama APH terkait (turun 2,3% YoY) dengan barang bukti mencapai 1,2 ton (tumbuh 61,2% YoY).

Sementara itu, dalam menjalankan peran sebagai industrial assistance, Bea Cukai mencatat kegiatan ekonomi di kawasan berfasilitas hingga Februari 2025 masih tumbuh. Hal ini ditandai kenaikan pemanfaatan insentif, nilai ekspor, dan nilai impor perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat dan kemudahan impor tujuan ekspor (KITE).

Diketahui, insentif kepabeanan hingga Februari 2025 mencapai Rp 5,8 triliun atau tumbuh 7,7% (YoY) dipengaruhi pertumbuhan insentif untuk fasilitas bea masuk kawasan berikat, kawasan ekonomi khusus (KEK), dan KITE.

Diharapkan pengelolaan APBN akan semakin optimal, sehingga APBN tetap menjadi instrumen utama untuk mendorong pertumbuhan, pemerataan dan keadilan sosial, sekaligus menjaga stabilitas perekonomian, dalam menghadapi ketidakpastian tantangan perekonomian global dan domestik, pungkasnya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Jadi Sorotan Dunia, PPI di Berbagai Negara Tolak Pengesahan RUU TNI

Jadi Sorotan Dunia, PPI di Berbagai Negara Tolak Pengesahan RUU TNI

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Penambahan Layer Cukai Berpotensi Untungkan Rokok Ilegal

Penambahan Layer Cukai Berpotensi Untungkan Rokok Ilegal

2026-06-11
India Batasi Pembelian Bensin dan Solar di SPBU

India Batasi Pembelian Bensin dan Solar di SPBU

2026-06-14
Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,26 Juta Batang Rokok Ilegal

Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,26 Juta Batang Rokok Ilegal

2026-06-14
ASDP Dampingi Pemulihan Korban Kebakaran Kapal Aceh Hebat 2

ASDP Dampingi Pemulihan Korban Kebakaran Kapal Aceh Hebat 2

2026-06-14
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Turun Dua Pekan Beruntun, Investor Menanti Keputusan The Fed

Harga Emas Turun Dua Pekan Beruntun, Investor Menanti Keputusan The Fed

2026-06-14
Intip Rincian Harga Emas Antam Sabtu 13 Juni 2026

Intip Rincian Harga Emas Antam Sabtu 13 Juni 2026

2026-06-14
Harga Emas Pegadaian Kompak Naik 13 Juni 2026: Cek Rincian Antam, UBS, dan Galeri24

Harga Emas Pegadaian Kompak Naik 13 Juni 2026: Cek Rincian Antam, UBS, dan Galeri24

2026-06-14
Harga Emas Mulai Turun, Akankah Dana Investor Lari ke Bitcoin?

Harga Emas Mulai Turun, Akankah Dana Investor Lari ke Bitcoin?

2026-06-14

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Michael Saylor Tegaskan Tak Pernah Jual Bitcoin

Michael Saylor Tegaskan Tak Pernah Jual Bitcoin

2026-06-14
0
Harga Kripto Hari Ini Mayoritas Menguat, Bitcoin Bertahan di Atas US$ 63.600

Harga Kripto Hari Ini Mayoritas Menguat, Bitcoin Bertahan di Atas US$ 63.600

2026-06-14
0
Brasil Izinkan Pengadilan Bekukan Kripto Penjahat Siber

Brasil Izinkan Pengadilan Bekukan Kripto Penjahat Siber

2026-06-14
0
Harga Emas Mulai Turun, Akankah Dana Investor Lari ke Bitcoin?

Harga Emas Mulai Turun, Akankah Dana Investor Lari ke Bitcoin?

2026-06-14
0
IPO Raksasa, Valuasi SpaceX Kini Hampir Dua Kali Lipat Bitcoin

IPO Raksasa, Valuasi SpaceX Kini Hampir Dua Kali Lipat Bitcoin

2026-06-14
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Turun Dua Pekan Beruntun, Investor Menanti Keputusan The Fed

Harga Emas Turun Dua Pekan Beruntun, Investor Menanti Keputusan The Fed

2026-06-14
Intip Rincian Harga Emas Antam Sabtu 13 Juni 2026

Intip Rincian Harga Emas Antam Sabtu 13 Juni 2026

2026-06-14

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.