• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Juni 14, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Simak Rekomendasi Saham Emiten E-commerce Pasca Tokopedia Akan Naikkan Biaya Layanan

Simak Rekomendasi Saham Emiten E-commerce Pasca Tokopedia Akan Naikkan Biaya Layanan

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-09-01
0

Simak Rekomendasi Saham Emiten E-commerce Pasca Tokopedia Akan Naikkan Biaya Layanan

wmhg.org – JAKARTA. Sejumlah emiten sektor teknologi di sektor e-commerce masih mencatatkan kerugian. Tetapi dengan berbagai inovasi, salah satunya meningkatkan biaya layanan maka berpeluang meningkatkan pendapatan bagi perusahaan.

Sebagai informasi, dalam pengelompokan sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten e-commerce tergolong dalam sektor teknologi.

Terdapat tiga emiten yang mengisi sektor teknologi e-commerce ini yaitu PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), serta PT Global Digital Niaga Tbk (BELI).

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Niko Margaronis & Sabela Nur Amalina melihat dinamika positif di industri e-commerce yang ditandai dengan sejumlah e-commerce yang kompak akan menaikkan biaya layanan bagi penjual pada September 2024 ini. 

Diketahui platform e-commerce yang akan menaikkan biaya layanan adalah Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Sebelumnya, Shopee dan Lazada terakhir kali menyesuaikan biaya mereka pada Desember 2023, sementara Tokopedia terakhir kali menaikkan biaya pada Mei 2024.

Niko & Sabela menilai peningkatan biaya yang berkelanjutan menunjukkan bahwa para pelaku di sektor ini sedang memperkuat posisi mereka di pasar. Stabilitas ini akan memperkecil peluang bagi pemain baru untuk memasuki pasar dan bersaing.

Namun demikian, Niko & Sabela mengingatkan agar pendapatan tambahan dari biaya yang dinaikkan dapat diinvestasikan kembali untuk meningkatkan teknologi maupun kualitas platform tersebut sehingga mendorong lebih banyak penjualan.

Kenaikan biaya memang akan meningkatkan biaya bagi pedagang, tetapi platform diharapkan dapat mengimbangi beban ini dengan menawarkan akses pasar yang lebih luas, peningkatan logistik dan analitik untuk meningkatkan penjualan pedagang, tulis Niko dan Sabela dalam riset (29/8).

Untuk platform Tokopedia dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, riset Niko & Sabela mencatat bahwa Tokopedia telah melakukan tiga kali kenaikan biaya sejak tahun 2023, dengan total peningkatan sekitar 108 basis poin secara agregat. 

Penyesuaian biaya ini sejalan dengan panduan GOTO untuk mencapai target biaya atau EBITDA diperkirakan sebesar USD 40 juta atau sekitar Rp 610 miliar dalam proyeksi Niko & Sabela untuk akhir tahun 2024.

Selain itu BRI Danareksa juga memperkirakan bahwa Tokopedia akan terus menggunakan TikTok sebagai layanan outsourcing untuk kegiatan operasionalnya. 

GOTO terus mempertahankan posisinya yang kuat di ODS sambil membuat kemajuan signifikan di sektor fintech melalui gopay. Kombinasi ini semakin menguatkan dugaan bahwa GOTO akan menjadi salah satu penyedia layanan utama bagi TikTok, lanjut riset tersebut.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas menilai apabila kenaikan biaya merchant punya sisi negatif untuk beberapa merchant kecil karena akan kesulitan menanggung biaya tambahan. Hal ini bisa mengurangi jumlah merchant di platform.

Jika dari sisi top line dengan adanya kenaikan biaya merchant, proyeksi kinerja berpotensi meningkat jika tidak terjadi penurunan jumlah merchant yang tidak siap menanggung beban tersebut, kata Sukarno kepada KONTAN, Jumat (30/8). 

Namun inisiatif tersebut belum tentu berdampak signifikan dan mampu mencetak laba positif bagi GOTO dan BELI karena jika dilihat emiten tersebut masih mencetak rugi yang terbilang cukup besar. 

Analis Sucor Sekuritas Paulus Jimmy menilai secara garis besar jika perusahaan e-commerce sudah mampu mencetak profit yang sustainable, perusahaan lebih mampu menyediakan alokasi anggaran untuk membangun fitur baru yang juga akan menguntungkan bagi merchant.

Kenaikan platform fee dari e-commerce memang didasari oleh kebutuhan para penyedia platform untuk meningkatkan keuntungan perusahaan, mengingat baik shopee maupun tokopedia masih cukup kesulitan untuk mencetak keuntungan yang stabil di pasar Indonesia, kata Jimmy kepada KONTAN, Jumat (30/8). 

Sayangnya, menurut Paulus hal ini tidak terlalu berpengaruh kepada kepada BUKA karena emiten ini lebih berfokus pada lini bisnis lain.

Paulus merekomendasikan Netral dengan target harga Rp 68 per saham, sedangkan BUKA buy dengan target harga Rp 200 per saham. 

Di sisi lain Sukarno merekomendasikan wait and see. Namun apabila secara teknikal ada sinyal positif, maka investor bisa trading BUKA di kisaran support Rp 115 dan resistance Rp 122-123. Sementara GOTO direkomendasikan buy pada kisaran Rp 51-55.

Selanjutnya untuk emiten e-commerce BliBli atau BELI, rekomendasi dari Sukarno adalah wait n see karena secara valuasi paling mahal dengan target harga di kisaran Rp 448 – Rp 462 per saham. 

Di sisi lain BRI Danareksa merekomendasikan BUY untuk GOTO dengan target harga Rp 90 per saham. Kemudian untuk BUKA juga direkomendasikan BUY dengan target harga Rp 520 per saham. Begitupun untuk emiten Bukalapak, BRI Danareksa merekomendasikan BUY dengan target harga Rp 340 per saham. 

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Analisa Pengamat Soal Peluang Jokowi Gabung Gerindra: Seragam Sama Belum Tentu Sinyal

Analisa Pengamat Soal Peluang Jokowi Gabung Gerindra: Seragam Sama Belum Tentu Sinyal

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
India Batasi Pembelian Bensin dan Solar di SPBU

India Batasi Pembelian Bensin dan Solar di SPBU

2026-06-14
Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,26 Juta Batang Rokok Ilegal

Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,26 Juta Batang Rokok Ilegal

2026-06-14
ASDP Dampingi Pemulihan Korban Kebakaran Kapal Aceh Hebat 2

ASDP Dampingi Pemulihan Korban Kebakaran Kapal Aceh Hebat 2

2026-06-14
Pertama Kali, Kapal Angkut Minyak Pertamina Dipasang PLTS

Pertama Kali, Kapal Angkut Minyak Pertamina Dipasang PLTS

2026-06-14
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Turun Dua Pekan Beruntun, Investor Menanti Keputusan The Fed

Harga Emas Turun Dua Pekan Beruntun, Investor Menanti Keputusan The Fed

2026-06-14
Intip Rincian Harga Emas Antam Sabtu 13 Juni 2026

Intip Rincian Harga Emas Antam Sabtu 13 Juni 2026

2026-06-14
Harga Emas Pegadaian Kompak Naik 13 Juni 2026: Cek Rincian Antam, UBS, dan Galeri24

Harga Emas Pegadaian Kompak Naik 13 Juni 2026: Cek Rincian Antam, UBS, dan Galeri24

2026-06-14
Harga Emas Mulai Turun, Akankah Dana Investor Lari ke Bitcoin?

Harga Emas Mulai Turun, Akankah Dana Investor Lari ke Bitcoin?

2026-06-14

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Michael Saylor Tegaskan Tak Pernah Jual Bitcoin

Michael Saylor Tegaskan Tak Pernah Jual Bitcoin

2026-06-14
0
Harga Kripto Hari Ini Mayoritas Menguat, Bitcoin Bertahan di Atas US$ 63.600

Harga Kripto Hari Ini Mayoritas Menguat, Bitcoin Bertahan di Atas US$ 63.600

2026-06-14
0
Brasil Izinkan Pengadilan Bekukan Kripto Penjahat Siber

Brasil Izinkan Pengadilan Bekukan Kripto Penjahat Siber

2026-06-14
0
Harga Emas Mulai Turun, Akankah Dana Investor Lari ke Bitcoin?

Harga Emas Mulai Turun, Akankah Dana Investor Lari ke Bitcoin?

2026-06-14
0
IPO Raksasa, Valuasi SpaceX Kini Hampir Dua Kali Lipat Bitcoin

IPO Raksasa, Valuasi SpaceX Kini Hampir Dua Kali Lipat Bitcoin

2026-06-14
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Turun Dua Pekan Beruntun, Investor Menanti Keputusan The Fed

Harga Emas Turun Dua Pekan Beruntun, Investor Menanti Keputusan The Fed

2026-06-14
Intip Rincian Harga Emas Antam Sabtu 13 Juni 2026

Intip Rincian Harga Emas Antam Sabtu 13 Juni 2026

2026-06-14

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.