Jakarta – Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (24/4/2026), meski sempat bergerak di zona merah sepanjang sesi.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assu’aibi, mencatat rupiah menguat 57 poin ke level Rp 17.229 per dolar AS, dari posisi sebelumnya Rp 17.286 per dolar AS.
BACA JUGA:Purbaya: Rupiah Tertekan Faktor Global, Bukan karena Fundamental Ekonomi
BACA JUGA:Pengamat Ungkap Langkah Agresif BI Tahan Gejolak Rupiah
Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup menguat 57 poin, sebelumnya sempat melemah 10 poin di level Rp 17.229 dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.286, ujar Ibrahim kepada www.wmhg.org.
Di awal perdagangan, rupiah sempat melemah sekitar 10 poin sebelum akhirnya berbalik arah dan menguat hingga penutupan.
Penguatan rupiah ini didorong oleh pelemahan indeks dolar AS yang memberikan ruang bagi mata uang emerging market untuk naik, termasuk rupiah.
Meski demikian, tekanan global masih membayangi pergerakan rupiah. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat di tengah proses negosiasi yang belum menemui titik terang.
Presiden AS, Donald Trump, menyatakan tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran.
Trump mengatakan kepada wartawan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin \’terburu-buru\’ mencapai kesepakatan dengan Iran, kata Ibrahim.
Selain itu, situasi di Selat Hormuz juga menjadi perhatian pasar. Jalur distribusi energi global tersebut dinilai rawan terganggu, sehingga memicu kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia dan stabilitas pasar keuangan.



/2026/02/21/1358728669.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552761/original/002595000_1775826094-Menaker_Ajukan_Tambahan_150_Ribu_Kuota_Magang_Nasional_2026_-_1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5103467/original/057047800_1737457741-20250121-Jaga_Inflasi-ANG_3.jpg)
/2026/02/23/150824229.jpg)
/2017/07/17/97795405.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565023/original/022834200_1777009176-IMG-20260424-WA0010.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564493/original/011433300_1776946208-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_18.54.20__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4008026/original/089081400_1651029033-IMG-20220426-WA0037.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4380624/original/041544900_1680444403-IMG-20230402-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548113/original/041002800_1775525702-foto2.jpg)