Jakarta – Kerja keras dan kolaborasi antar pihak menjadi kata yang berulang kali diucapkan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman. Makna itu pula yang tampak tergambar dari peluh yang perlahan menetes di wajahnya.
Momen menarik terlihat dari gerakan spontan Amran. Ia mengangkat handuk putih yang dilipat persegi ke arah wajah, lalu menyeka hampir seluruh bagian wajahnya yang dipenuhi keringat.
BACA JUGA:Cadangan Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
BACA JUGA:Ekspor Beras ke Malaysia Masih Negosiasi, Bulog Tolak Harga di Bawah Rp10.000
Udara di dalam gudang penyimpanan yang disewa Perum Bulog di Karawang, Jawa Barat, memang terasa panas. Ruangan tertutup dengan sirkulasi udara terbatas membuat kondisi semakin pengap, terlebih saat dilakukan inspeksi mendadak (sidak) oleh Mentan Amran bersama Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, serta jajaran lainnya.
Langkah Amran menyusuri setiap sudut gudang disambut tumpukan karung beras berukuran 50 kilogram (kg). Di salah satu sisi, terpampang tulisan “Capaian Cadangan Beras Pemerintah 5.000.000 ton tgl 23 April 2026”. Angka tersebut menjadi catatan sejarah baru bagi stok beras pemerintah.
Alhamdulillah hari ini tanggal 23 April 2026 jam 08.55 (WIB) stok beras seluruh Indonesia 5.000.198 ton. Ini adalah pertama tidak pernah terjadi sepanjang sejarah. Ini sejarah pertama, kata Amran di hadapan wartawan, Kamis (23/4/2026).
Kembali soal peluh dan kerja sama. Dalam penjelasannya, Amran berulang kali menekankan pentingnya kerja keras. Ia juga beberapa kali mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang berkontribusi.
Terima kasih Menteri Keuangan. Terima kasih seluruh Menteri yang terlibat, karena ini bukan kerja Kementerian Pertanian saja, tapi semua pihak, semua anak bangsa, ujarnya.
Handuk putih itu kembali ia gunakan untuk menyeka keringat di wajahnya—seolah menggambarkan kerja keras yang berulang kali ia tekankan.



/2026/02/21/1358728669.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5350293/original/016762000_1757995809-peijia-li-AIWSvNU38H8-unsplash.jpg)
/2025/12/07/375912457.jpg)
/2024/10/17/1045487600.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4172125/original/088962000_1664246266-pupuk_bersubsidi.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565023/original/022834200_1777009176-IMG-20260424-WA0010.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4008026/original/089081400_1651029033-IMG-20220426-WA0037.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4380624/original/041544900_1680444403-IMG-20230402-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548113/original/041002800_1775525702-foto2.jpg)