Jakarta – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melihat Asia Tenggara telah berkembang menjadi salah satu pusat operasi penipuan digital (scam) berskala industri di dunia. Fenomena tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi miliaran dolar AS, tetapi juga mulai menggerus kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital.
Koordinator Residen PBB di Indonesia, Gita Sabharwal, mengatakan bahwa kajian terbaru Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) memperkirakan kerugian akibat penipuan siber di Asia Timur dan Asia Tenggara telah melampaui US$ 37 miliar. Menurutnya, kawasan Asia Tenggara kini menjadi basis utama jaringan penipuan lintas negara yang memanfaatkan perkembangan teknologi digital.
BACA JUGA:OJK Pastikan Tak Ada Isu Terkait Penempatan Dana SAL Rp 381 Triliun
BACA JUGA:OJK Janji Genjot Kredit UMKM dan Perluas Akses Pasar
BACA JUGA:OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah Hasanah Mandiri Depok
“Berdasarkan kajian mutakhir UNODC, kerugian akibat penipuan siber di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara telah melampaui US$ 37 miliar, sementara Asia Tenggara telah menjadi pusat operasi penipuan berskala industri,” ujar Gita dalam Seminar “Strengthening Defenses Against Scams: Addressing AML Vulnerabilities and Compliance in Digital Finance and Virtual Assets” di Jakarta, Senin (6/7/2026).
Dampak kejahatan tersebut, kata dia, sudah dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia. Berdasarkan data yang dipaparkan PBB, satu dari empat konsumen di Indonesia mengaku pernah kehilangan uang akibat penipuan.
“Dampaknya telah dirasakan di Indonesia. Satu dari empat konsumen Indonesia mengaku pernah kehilangan uang akibat penipuan,” ucapnya.



/2025/04/15/1633017856.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415020/original/026751200_1763357003-Depositphotos_27639727_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054736/original/007210600_1734419905-8bd6d0a2-0e08-4744-b916-300008009aa3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291645/original/096933900_1783571295-IMG_5380.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881568/original/087545300_1719967244-fotor-ai-2024070373816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875743/original/064820600_1719401843-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_6.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288107/original/086931000_1783300273-PAS_Onboarding_via_OVO_App_-_KV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715383/original/005748400_1782802853-IMG_5090.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513917/original/066146500_1772076783-AP6854606784113229.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305546/original/010853000_1784797139-Meet_the_New_BitMEX_App_1200x675_en.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913279/original/044672700_1643034569-24_januari_2022-3.jpg)