Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat dana kelolaan industri dana pensiun (dapen) di Indonesia telah menembus Rp 1.669 triliun. Meski mencerminkan ketahanan finansial yang kuat, OJK menilai jumlah kepesertaan dapen masih perlu didorong lebih maksimal.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menyampaikan, tantangan terbesar saat ini bukan sekadar membesarkan nilai kelolaan, melainkan memperluas jangkauan masyarakat yang memiliki akses pensiun.
BACA JUGA:Pekerja RI Makin Tua, Menaker Ingatkan Pentingnya Dana Pensiun
BACA JUGA:OJK Ajak Masyarakat Melek Dana Pensiun Sejak Awal Demi Masa Tua Bahagia
Dana kelolaan dana pensiun sangat baik mencapai Rp 1.669 triliun. Namun, PR kita bersama adalah tidak cuma membesarkan nilainya, tetapi juga meningkatkan kepesertaannya, ujar Friderica dalam Kick-Off Bulan Dana Pensiun 2026 di Jakarta, Minggu (6/9/2026).
Berdasarkan data OJK, partisipasi masyarakat pada layanan pensiun masih terbilang minim. Hal ini sejalan dengan tingkat literasi dan inklusi dana pensiun yang baru menyentuh angka 22,21% dan 5,10%.
Tantangan ini kian besar seiring bergesernya tren ketenagakerjaan, di mana semakin banyak masyarakat yang memilih menjadi pekerja mandiri atau berkarier di sektor informal. Berbeda dengan pekerja formal yang umumnya otomatis terdaftar program pensiun instansi, pekerja mandiri harus menyiapkan tabungan hari tua secara independen.
Sekarang banyak masyarakat lebih memilih pekerja mandiri dan tidak menjadi pegawai. Ini jadi tantangan kita bersama agar pengelolaan dana pensiun bisa makin tumbuh, tambahnya.
/2025/10/21/1931938317.jpg)
/2026/04/09/1245873096.jpg)
/2025/05/15/1410036399.jpg)
/2026/04/28/835899588.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341733/original/064574500_1788680194-Picture1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181749/original/007438500_1594892571-20200716-Rupiah-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339261/original/055528300_1788408907-email-attachment_2026_09_03_ariefhakim-at-klyid_gandeng-danantara-ojk-lapor-dpr-soal-aturan-bursa-mineral-dan-komoditas-strategis-pekan-depan_1000428599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4530306/original/071191800_1691485273-Minuman-Kemasan-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328650/original/075500600_1787203805-Menteri_Ketenagakerjaan__Menaker__Yassierli.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3938818/original/005997700_1645185149-20220218-Pangsa_Pasar_KPR_Subsidi_BTN_Meleji-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309013/original/069225700_1785214716-107347162-1702486289346-gettyimages-1852400117-_cf23021_tuz1gxpa.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740424/original/062893500_1707701851-fotor-ai-2024021283117.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3951437/original/087416700_1646299690-3_maret_2022-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)