Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada penutupan perdagangan Kamis (10/9/2026). Pergerakan rupiah dipengaruhi sikap investor yang cenderung menahan diri menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting AS, terutama Producer Price Index (PPI) dan Consumer Price Index (CPI).
Rupiah ditutup di level 17.547 per dolar AS, turun 36 poin atau 0,21 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di 17.511 per dolar AS.
BACA JUGA:Rupiah Tertekan ke 17.512 per Dolar AS, Ini Sentimen yang Membayangi
BACA JUGA:Rupiah Menguat ke 17.511 per Dolar AS, Tersengat Derasnya Capital Inflow
Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia justru menguat. JISDOR hari ini berada di level 17.536 per dolar AS, naik dari posisi sebelumnya 17.552 per dolar AS.
Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa mengatakan investor memilih bersikap wait and see sebelum mengambil posisi baru di pasar valuta asing.
“Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh sikap investor yang cenderung menunggu sebelum mengambil posisi baru. Pasar saat ini menantikan rilis PPI AS pada Kamis malam dan CPI AS pada Jumat malam,” katanya dikutip dari Antara.
Menurut Amru, kedua data tersebut akan menjadi indikator penting bagi pasar untuk membaca arah kebijakan Federal Reserve (The Fed).
Kondisi tersebut membuat pelaku pasar lebih berhati-hati sehingga rupiah mengalami koreksi, meskipun sejumlah sentimen domestik masih tergolong positif.
/2026/05/21/68904607.jpg)
/2026/05/09/224707658.jpg)
/2026/03/26/104302596.jpg)
/2026/04/23/1284705323.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340880/original/016103600_1788527817-email-attachment_2026_09_04_ardiansyah-putra_literasi-penjaminan-simpanan-di-lampung-cuma-588-persen-lps-ungkap-penyebabnya_1001629740.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344340/original/014473700_1788942963-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.32.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875743/original/064820600_1719401843-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343444/original/044719400_1788857447-email-attachment_2026_09_08_immanuel-christian_purbaya-akui-tak-pusing-urus-anggaran-mbg_IMG_6933.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305867/original/021025200_1784806171-email-attachment_2026_07_23_ariefhakim-at-klyid_menkeu-purbaya-belum-tentukan-pfii-berdiri-di-lahan-bumn_1000385985.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532280/original/085965300_1628161371-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344110/original/095497300_1788934371-20260821_-_HL_Tokocrypto-26.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344766/original/032034000_1789000970-ChatGPT_Image_Sep_10__2026__07_42_04_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3432073/original/095723100_1618702075-michael-fortsch-SIz6izQKxzs-unsplash.jpg)