Jakarta – Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa tekanan terhadap nilai tukar rupiah pada hari ini yang tembus Rp 17.300 dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global yang turut menekan mata uang di kawasan.
Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menyampaikan bahwa pergerakan rupiah masih sejalan dengan tren regional.
BACA JUGA:Rupiah Tertekan Sentimen Global dan Domestik, Ini Kata Ekonom
BACA JUGA:Portofolio Kredit Valas Kecil, Pelemahan Rupiah Tak Ganggu Kinerja BCA
BACA JUGA:IHSG Hari Ini 23 April 2026 Anjlok 2,16%, Begini Kata Analis
Tekanan terhadap rupiah hari ini dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global yang juga menekan mata uang regional, kata Destry kepada www.wmhg.org, Kamis (23/4/2026).
Secara year-to-date, rupiah tercatat melemah sebesar 3,54 persen. Meski demikian, BI menilai pelemahan tersebut masih dalam batas yang wajar jika dibandingkan dengan mata uang negara lain di kawasan yang juga menghadapi tekanan serupa.
Pergerakan Rupiah masih sejalan dengan kawasan, dengan pelemahan year-to-date sebesar 3,54 persen, ujarnya.
Lebih lanjut, Destry menyampaikan untuk menjaga stabilitas nilai tukar, Bank Indonesia terus meningkatkan intensitas intervensi di berbagai lini. Upaya tersebut mencakup intervensi di pasar offshore melalui Non-Deliverable Forward (NDF), serta di pasar domestik baik melalui transaksi spot maupun Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF). Selain itu, BI juga melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.
Langkah stabilisasi dilakukan secara konsisten melalui intervensi di pasar offshore (NDF), pasar domestik (spot dan DNDF), serta pembelian SBN di pasar sekunder, ujarnya.



/2026/02/21/1358728669.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3166214/original/014984500_1593505873-20200630-PLN-Kerahkan-Petugas-Cek-Meteran-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5103467/original/057047800_1737457741-20250121-Jaga_Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552761/original/002595000_1775826094-Menaker_Ajukan_Tambahan_150_Ribu_Kuota_Magang_Nasional_2026_-_1.jpeg)
/2017/07/17/97795405.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565023/original/022834200_1777009176-IMG-20260424-WA0010.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564493/original/011433300_1776946208-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_18.54.20__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4008026/original/089081400_1651029033-IMG-20220426-WA0037.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4380624/original/041544900_1680444403-IMG-20230402-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548113/original/041002800_1775525702-foto2.jpg)