Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (10/7/2026). Pergerakan mata uang Garuda ditopang perkembangan positif terkait konflik AS dan Iran yang mendorong penurunan harga minyak serta penguatan sejumlah mata uang regional.
Rupiah menguat 63 poin atau 0,35 persen menjadi 18.065 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, rupiah berada di posisi 18.128 per dolar AS.
BACA JUGA:Rupiah Menguat ke 17.937 per Dolar AS, Pasar Nantikan Keputusan BI
BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Lesu terhadap Dolar AS, Sentimen The Fed jadi Pemicu
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menilai, sentimen global menjadi faktor utama yang menopang penguatan rupiah. Meredanya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran turut menekan harga minyak dunia.
“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat pada kisaran di 18.050 per dolar AS-18.120 per dolar AS dipengaruhi faktor global penguatan mata uang regional seiring stabilnya index dollar dan penurunan harga minyak,” ucapnya dikutip dari Antara.
militer AS dilaporkan menangguhkan serangan terhadap Iran di tengah berlangsungnya proses negosiasi. Meski demikian, AS tetap bersiap melanjutkan operasi militer apabila diperlukan.
Washington disebut masih berkomitmen mencari penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi. Namun, sejumlah pejabat AS membantah klaim Iran terkait adanya serangan baru yang dilakukan Washington pada Kamis malam.
Sebelumnya, militer AS melancarkan serangkaian serangan udara ke sejumlah wilayah Iran pada Rabu (8/7/2026) dini hari. Iran kemudian melaporkan telah melakukan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait.
Pemerintah Iran juga menyatakan Washington telah melanggar nota kesepahaman mengenai penghentian permusuhan yang sebelumnya disepakati kedua pihak.



/2026/04/08/2106434271.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292705/original/040785000_1783652977-WhatsApp-Image-2025-01-25-at-10.08.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4971211/original/002589400_1729136232-IMG_5738.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3520932/original/054634300_1627274266-FOTO_000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3552343/original/069953600_1629981833-clay-banks-XvS-uKUoUao-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980632/original/088675900_1729925953-3c4be2dd-02e9-4dde-98e4-1b2a557f2b63.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)