Jakarta – PT Pertamina (Persero) bakal membeli minyak goreng bekas atau jelantah dari masyarakat dengan harga sekitar Rp 5.000 hingga Rp 5.500 per liter. Minyak jelantah ini nantinya diolah menjadi bahan bakar pesawat terbang atau bioavtur.
Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, mengatakan bahwa minyak jelantah yang semula dianggap sebagai limbah kini memiliki nilai ekonomi. Pertamina akan membeli minyak jelantah tersebut sesuai dengan harga pasar yang berlaku melalui fasilitas pengumpulan khusus.
BACA JUGA:Tekan Impor BBM, Pertamina Jalankan Strategi Pertumbuhan Ganda
BACA JUGA:Pertamina Jatuhkan Sanksi ke 161 SPBU di Sumbagsel
Itu ada nilai ekonominya, jadi circular economy-nya berjalan di sini. Jika teman-teman membawa satu liter minyak jelantah ke SPBU kami yang menyediakan collection box—namanya UCollect—itu bisa dihargai sekitar Rp 5.000 sampai Rp 5.500 per liter, ucap Arya dalam acara IdeaFest 2026 di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Program ini mengajak masyarakat untuk memanfaatkan limbah minyak goreng dari aktivitas memasak harian agar bernilai guna. Saat ini, Pertamina menyediakan sekitar 35 titik pengumpulan yang tersebar di berbagai kota besar, termasuk Jakarta, Depok, Bandung, hingga Surabaya.
Minyak jelantah yang tadinya dikenal sebagai limbah bisa teman-teman kumpulkan. Cara mengumpulkannya cukup cari lokasi SPBU penampungan melalui aplikasi MyPertamina, jelas Arya.
Nanti lokasinya terlihat di sana, diantar, disetorkan jelantahnya, lalu di- scan. Saldonya akan langsung masuk ke aplikasi MyPertamina. Jadi sesederhana itu, serbadigital, dan nantinya minyak ini dibawa ke kilang kami, tambahnya.

/2025/12/02/1804168916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340864/original/074045900_1788525635-email-attachment_2026_09_04_ariefhakim-at-klyid_pertamina-pernah-terbangkan-pelita-air-pakai-bahan-bakar-minyak-jelantah_1000430548.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4741274/original/088178900_1707738159-WhatsApp_Image_2024-02-12_at_15.41.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530179/original/078118800_1773393511-Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Zulkifli_Hasan-13_Maret_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2758723/original/074430400_1553243544-FBI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3936009/original/000915000_1645001334-16_februari_2022-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)