Jakarta – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (14/7/2026). Pelemahan ini dipicu sikap pelaku pasar yang masih menanti rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) serta pernyataan Ketua bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed), yang dinilai akan memengaruhi arah suku bunga ke depan.
Mengutip data pasar, rupiah turun 6 poin atau 0,03% menjadi 18.115 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya di 18.109 per dolar AS.
BACA JUGA:Rupiah Menguat ke 17.937 per Dolar AS, Pasar Nantikan Keputusan BI
BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Lesu terhadap Dolar AS, Sentimen The Fed jadi Pemicu
Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede memperkirakan pergerakan rupiah masih akan terbatas di kisaran 18.060 per dolar AS hingga 18.170 per dolar AS.
Saya memperkirakan rupiah bergerak terbatas di kisaran 18.060 per dolar AS–18.170 per dolar AS, dengan titik tengah sekitar 18.100 per dolar AS–18.120 per dolar AS. Biasanya masih cenderung lemah terbatas, bukan karena sentimen domestik sepenuhnya buruk, tetapi karena pasar masih menunggu data inflasi AS dan pernyataan ketua bank sentral AS pada 14 Juli, ucapnya dikutip dari Antara.
Menurut Josua, apabila inflasi AS lebih rendah dari perkiraan dan pernyataan Ketua The Fed tidak bernada agresif (hawkish), rupiah berpeluang menguat ke kisaran 18.030 per dolar AS hingga 18.080 per dolar AS.
Sebaliknya, jika inflasi inti AS tetap tinggi atau sinyal kebijakan moneter masih ketat, rupiah diperkirakan dapat melemah hingga menyentuh 18.180 per dolar AS–18.220 per dolar AS.



/2025/05/07/69721599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295964/original/047803700_1783997784-IMG_5748__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3520932/original/054634300_1627274266-FOTO_000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4971211/original/002589400_1729136232-IMG_5738.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4483269/original/070788300_1687856991-IMG-20230627-WA0016.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293243/original/070926800_1783680606-WhatsApp_Image_2026-07-10_at_17.27.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293317/original/084763900_1783689465-WhatsApp_Image_2026-07-10_at_20.16.45.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295187/original/064854200_1783917688-WhatsApp_Image_2026-07-13_at_11.22.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4750922/original/000470300_1708667884-WhatsApp_Image_2024-02-22_at_16.29.58__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8522080/original/033966500_1782450355-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_12.03.51.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5323534/original/076427800_1755774308-Gemini_Generated_Image_vu7jgqvu7jgqvu7j.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)