Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (9/7/2026). Tekanan terhadap rupiah terjadi seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak dunia dan menekan sentimen terhadap aset berisiko.
Pelaku pasar juga mencermati kekhawatiran Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) terhadap tekanan inflasi yang masih bertahan.
BACA JUGA:Rupiah Menguat ke 17.937 per Dolar AS, Pasar Nantikan Keputusan BI
BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Lesu terhadap Dolar AS, Sentimen The Fed jadi Pemicu
Pada Kamis pagi, rupiah melemah 52 poin atau 0,29% menjadi 18.066 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 18.014 per dolar AS.
Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan pelemahan rupiah berlangsung sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang di kawasan Asia.
“Rupiah melemah bersama mayoritas mata uang Asia seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang menekan sentimen risiko di kawasan,” ungkap Josua dikutip dari Antara.
Tekanan geopolitik meningkat setelah militer AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran. Perkembangan tersebut meredupkan harapan tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz.



/2026/04/08/2106434271.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291645/original/096933900_1783571295-IMG_5380.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4971211/original/002589400_1729136232-IMG_5738.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3520932/original/054634300_1627274266-FOTO_000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3552343/original/069953600_1629981833-clay-banks-XvS-uKUoUao-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980632/original/088675900_1729925953-3c4be2dd-02e9-4dde-98e4-1b2a557f2b63.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)