Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 200 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) masih dalam proses perizinan penggabungan atau peleburan atau merger.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menuturkan, proses penggabungan atau merger antar BPR/BPRS terus bertambah dan masih berlangsung hingga saat ini. Ia menuturkan, hingga akhir Juni 2026, sebanyak 81 BPR/BPRS telah disetujui untuk konsolidasi menjadi 24 BPR/BPRS. Serta lebih dari 200 BPR/BPRS masih dalam proses perizinan penggabungan atau peleburan di OJK,” ujar dia dikutip dari jawaban tertulis konferensi pers RDKB Juni 2026, ditulis Minggu, (26/7/2026).
BACA JUGA:Kredivo Buka Suara soal Kasus Debt Collector di Purworejo
BACA JUGA:Penagih Utang Bermasalah, Kredivo dan KrediFazz Dipanggil OJK
BACA JUGA:Hoaks terkait OJK Beredar di Media Sosial, Simak Agar Terhindar dari Penipuan
BACA JUGA:OJK Percepat Akselerasi Startup, Bidik Indonesia Jadi Pusat Keuangan Digital
Adapun OJK akan memberikan dukungan terhadap upaya penguatan permodalan perbankan, termasuk dalam hal masuknya investor strategis baru. Hal ini sepanjang memenuhi ketentuan dan memberikan dampak positif bagi kinerja bank serta turut mendukung perbankan nasional yang lebih sehat, efisien, lebih berdaya saing dan berkontribusi terhadap ekonomi nasional.
Ia menuturkan, OJK senantiasa mendorong dan meningkatkan penguatan industri perbankan nasional, salah satunya melalui implementasi kebijakan konsolidasi.
”Terkait dengan hal ini, BPR/BPRS dalam kepemilikan dan/atau pengendalian PSP yang sama (BPR/BPRS grup) sedang menjalani proses konsolidasi sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 7 Tahun 2024 tentang BPR dan BPRS,” kata dia.
Terkait konsolidasi dimaksud bertujuan memperkuat permodalan dan daya saing BPR/BPRS melalui penerapan tata kelola dan manajemen risiko, pemenuhan struktur organisasi, perbaikan kinerja keuangan, serta pengelolaan yang efisien.
”Dengan demikian, keberhasilan konsolidasi dapat mewujudkan visi-misi BPR/BPRS yang tercantum dalam Roadmap Pengembangan BPR/BPRS Tahun 2024-2027 yaitu menjadi BPR/BPRS yang berintegritas, resilien, adaptif, berdaya saing, dan kontributif dalam menggerakkan perekonomian di wilayahnya,” ujar dia.



/2021/02/18/1325885497.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306780/original/061138500_1784897996-AP25080501331876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305957/original/000091700_1784813292-1000386094.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149800/original/042221500_1591853664-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295803/original/073496000_1783947875-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-13_Juli_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308647/original/018090100_1785155621-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_19.29.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983551/original/040526200_1730124925-WhatsApp_Image_2024-10-28_at_16.06.25.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876285/original/011593500_1719462277-fotor-ai-2024062711138.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)