Jakarta – Harga emas bergerak mendekati stabil pada perdagangan awal di Amerika Serikat, Jumat, 24 April 2026, seiring pelaku pasar dan investor menahan posisi di pasar logam mulia sambil mencermati perkembangan geopolitik global.
Mengutip laman Kitco.com, Minggu (26/4/2026) emas kontrak Juni tercatat naik tipis USD 1,60 ke level USD 4.725,00, sementara perak kontrak Mei menguat USD 0,316 ke USD 75,85.
BACA JUGA:Harga Emas 24 Karat Hari Ini, Senin 27 April 2026: Antam, Pegadaian, Hartadinata
BACA JUGA:Update Harga Emas Perhiasan: Raja Emas Indonesia dan Laku Emas Tawarkan Pilihan Beragam
BACA JUGA:Harga Perak Antam Turun pada 27 April 2026, Simak Rinciannya!
BACA JUGA:Harga Emas Pegadaian Hari Ini 24 April 2026: Antam Alami Penurunan Terbesar, Cek Rinciannya
Kondisi ini mencerminkan sikap wait and see investor menjelang akhir pekan, terutama di tengah ketidakpastian konflik Timur Tengah dan dinamika ekonomi global yang terus berkembang.
Perkembangan perang di Timur Tengah menjadi faktor utama yang menahan pergerakan harga emas. Amerika Serikat meningkatkan tekanan terhadap Iran melalui blokade angkatan laut, dengan tujuan memaksa Teheran kembali ke meja perundingan damai.
Presiden AS, Donald Trump, bahkan memerintahkan militer untuk menindak tegas kapal yang diduga memasang ranjau di Selat Hormuz. Langkah ini disebut sebagai upaya strategis untuk menekan ekspor minyak Iran, yang merupakan sumber utama pendapatan negara tersebut.
Di sisi lain, terdapat sedikit sinyal positif dengan rencana perpanjangan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon selama tiga minggu. Meski demikian, ketidakpastian masih tinggi sehingga investor cenderung menahan transaksi besar di pasar logam mulia.
Lonjakan Harga Energi Picu Risiko Inflasi Global
Dampak konflik juga mulai merembet ke sektor ekonomi global, terutama melalui kenaikan harga energi. Harga minyak mentah dunia saat ini berada di kisaran USD 97,50 per barel, yang meningkatkan biaya produksi di berbagai negara.
Kenaikan biaya tersebut mulai tercermin di China, di mana eksportir menaikkan harga barang, khususnya produk berbasis turunan minyak seperti plastik dan bahan kimia. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa inflasi global dapat kembali meningkat di atas 3% pada 2026.
Situasi ini menjadi faktor pendukung bagi emas sebagai aset lindung nilai (safe haven), meskipun untuk saat ini pergerakannya masih tertahan karena pasar menunggu arah kebijakan dan perkembangan konflik lebih lanjut.



/2016/06/14/1203891571.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4980632/original/088675900_1729925953-3c4be2dd-02e9-4dde-98e4-1b2a557f2b63.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5355485/original/050496700_1758339034-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5357584/original/090784900_1758533603-WhatsApp_Image_2025-09-22_at_15.12.31.jpeg)
/2026/02/25/1697651046.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566975/original/024041200_1777262351-IMG-20260427-WA0001.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4054549/original/011680900_1655354022-Harga-Kebutuhan-Pokok-Naik-Herman-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566375/original/024985600_1777178530-Nelayan-26_April_2026c.jpg)