Jakarta – Harga emas dunia melemah pada perdagangan Rabu, 10 Juni 2026 (Kamis waktu Jakarta) karena pertempuran baru di Timur Tengah meredupkan harapan penyelesaian perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Sentimen itu juga meningkatkan kekhawatiran inflasi dan kenaikan suku bunga.
Mengutip CNBC, Kamis (11/6/2026), kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus turun 3,57% menjadi US$ 4.133,30. Harga emas tersebut ditutup level terendah sejak 24 November 2025. Di sisi lain, harga emas spot turun menjadi US$ 4.070,56.
BACA JUGA:Pemerintah Berkeyakinan Kenaikan Harga Pertamax Tidak Berpengaruh Kepada Inflasi
BACA JUGA:Kenaikan BI Rate Krusial Jaga Rupiah dan Kepercayaan Investor
BACA JUGA:Harga Emas Perhiasan 11 Juni 2026: Simak Rincian di Sini
BACA JUGA:DPR-Pemerintah Siapkan Insentif Antisipasi Dampak Kenaikan Harga Pertamax
Koreksi harga emas ini juga diikuti harga perak. Harga perak di pasar spot turun hampir 3% menjadi US$ 63,40 per ounce, platinum melemah 3,6% menjadi US$ 1.664,48 dan paladium naik 0,6% menjadi US$ 1.213,75.
Emas tetap menjadi korban meningkatnya risiko inflasi meskipun ketegangan geopolitik memicu penghindaran risiko. Konflik AS-Iran terbaru meredupkan upaya mengakhiri perang,” kata Analis Senior FXTM, Lukman Otunuga.
Garda Revolusi Iran mengatakan telah melakukan serangan rudal dan drone terhadap pangkalan militer AS di Yordania, Kuwait, dan Bahrain sebagai balasan atas serangan AS terhadap target Iran di sekitar Selat Hormuz.
Harga emas telah turun lebih dari 20% sejak perang AS-Iran dimulai pada akhir Februari 2026. Perang telah menyebabkan lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi dan suku bunga lebih tinggi.
Emas meski dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga lebih tinggi biasanya membebani logam yang tidak menghasilkan imbal hasil.
Pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 67% pada Desember, menurut CME FedWatch.
Laporan Consumer Price Index (CPI) atau indeks harga konsumen pada Rabu dapat sangat memengaruhi harapan mengenai tindakan apa yang akan diambil the Federal Reserve (the Fed) pada semester kedua 2026. Dari sisi teknikal, Otunuga menuturkan, koreksi harga emas di bawah simple moving average (SMA) 200 hari merupakan sinyal bearish yang dapat memicu tekanan jual tambahan yang didukung oleh fundamental.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5069913/original/084834700_1735382643-Screenshot_2024-12-28_174124.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299141/original/036414800_1753783117-IMG-20250729-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8157992/original/006122100_1781012295-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-9_Juni_2026b.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913279/original/044672700_1643034569-24_januari_2022-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998518/original/060608900_1779768813-AP26142827392886.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119144/original/046555200_1738566795-XRP_illustration.jpg)