Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi industri perbankan nasional tetap solid di tengah meningkatnya risiko geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan, OJK menilai potensi terjadinya penarikan dana besar-besaran oleh nasabah (bank rush) sangat kecil, bahkan hampir tidak ada.
BACA JUGA:SUPA Siap Ikuti Aturan Free Float OJK dan BEI
BACA JUGA:Program PINTAR OJK Jadi Cangkul Baru Buat Garap Potensi Pasar Modal
BACA JUGA:OJK Blak-blakan Usai Bertemu MSCI, Singgung Reformasi Pasar Modal
Dian menyampaikan bahwa dampak langsung konflik Timur Tengah terhadap perbankan Indonesia relatif terbatas. Hal ini disebabkan oleh kecilnya eksposur langsung perbankan nasional terhadap pihak non-residen di kawasan tersebut, baik dari sisi aset (claims) maupun kewajiban (liabilities).
Dampak langsung dari konflik Timur Tengah terhadap perbankan Indonesia relatif sangat terbatas, mengingat eksposur langsung perbankan terhadap non-residen di Timur Tengah cukup kecil baik dari sisi claims maupun liabilities, sehingga pengaruh langsungnya tidak signifikan terhadap permodalan maupun likuiditas perbankan, kata Dian dalam Jawaban Tertulisnya, Senin (27/4/2026).
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa sebagai negara dengan sistem ekonomi terbuka, Indonesia tetap rentan terhadap dinamika global. Jika eskalasi konflik berlangsung dalam waktu lama, dampaknya bisa merembet ke perekonomian domestik melalui jalur perdagangan dan pasar keuangan.
Jika berlangsung dalam waktu yang cukup lama, eskalasi konflik geopolitik yang terjadi saat ini berpotensi menjadi salah satu sumber kerentanan dan berdampak terhadap perekonomian Indonesia, baik melalui jalur perdagangan maupun pasar keuangan, ujarnya.



/2016/06/14/1203891571.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567709/original/015179700_1777314270-WhatsApp_Image_2026-04-28_at_01.20.56.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5355485/original/050496700_1758339034-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5357584/original/090784900_1758533603-WhatsApp_Image_2025-09-22_at_15.12.31.jpeg)
/2026/02/25/1697651046.jpg)
/2022/08/09/685214525.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4054549/original/011680900_1655354022-Harga-Kebutuhan-Pokok-Naik-Herman-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566375/original/024985600_1777178530-Nelayan-26_April_2026c.jpg)