Jakarta – Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi dengan sejumlah lembaga untuk memastikan likuiditas perbankan dapat mengalir lebih efektif menjadi pembiayaan bagi UMKM dan sektor prioritas.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong ekspansi usaha, meningkatkan produktivitas, sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja.
BACA JUGA:AS Siap Sanksi Bank Lagi demi Menekan Iran
BACA JUGA:Laba BRI Naik Tembus Rp 31,2 Triliun di Kuartal II 2026
BACA JUGA:AS Beri Sanksi Bank Mesir di Uni Emirat Arab Terkait Iran
Salah satu upaya yang ditempuh BI adalah menyempurnakan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Mulai September 2026, besaran maksimum insentif KLM yang dapat diterima perbankan meningkat dari 5,5 persen menjadi 6 persen dari Dana Pihak Ketiga (DPK).
Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan hal tersebut dalam diskusi Sarasehan 100 Ekonom Indonesia bertajuk Berlayar di Tengah Gelombang Global, Menjaga Daya Tahan Ekonomi Nasional di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Diskusi dengan tema “Ujian Intermediasi Perbankan dan Likuiditas” itu juga menghadirkan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dan Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu.
Hingga awal Agustus 2026, total insentif KLM yang telah diperoleh perbankan mencapai Rp 446,5 triliun, atau setara 5,02 persen dari DPK.
Menurut Destry, kebijakan tersebut perlu diikuti penguatan sisi permintaan. Pasalnya, masih terdapat undisbursed loan yang dapat menjadi ruang bagi pertumbuhan kredit.
“Karena itu, sinergi dengan Pemerintah dan dunia usaha menjadi penting untuk memastikan likuiditas yang tersedia benar-benar bermuara pada ekspansi usaha, peningkatan produktivitas, dan penciptaan lapangan kerja, ujar Destry.

/2025/12/02/1804168916.jpg)
/2023/09/27/2012639878.jpg)
/2024/01/03/663488771.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339737/original/070517500_1788426740-WhatsApp_Image_2026-09-03_at_15.54.13__1_.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5326048/original/044860900_1756084700-Depositphotos_374765234_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339261/original/055528300_1788408907-email-attachment_2026_09_03_ariefhakim-at-klyid_gandeng-danantara-ojk-lapor-dpr-soal-aturan-bursa-mineral-dan-komoditas-strategis-pekan-depan_1000428599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493386/original/084476700_1770208624-2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271750/original/055065600_1603102549-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837497/original/097905500_1716195905-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4156440/original/071550200_1663062669-Emas4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302026/original/078434200_1753969683-Gemini_Generated_Image_wwcdvlwwcdvlwwcd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028257/original/063990300_1732871477-fotor-ai-20241129161040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)