• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » BISNIS » Peta Konsumsi Air Kemasan di Indonesia dan Jurang Antarwilayahnya

Peta Konsumsi Air Kemasan di Indonesia dan Jurang Antarwilayahnya

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-09-04
0

Peta Konsumsi Air Kemasan di Indonesia dan Jurang Antarwilayahnya

Jakarta – Konsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia sangat timpang antarwilayah. Data BPS menunjukkan proporsi rumah tangga yang menjadikan air kemasan bermerek dan air isi ulang sebagai sumber air minum utama jauh lebih tinggi di provinsi-provinsi urban seperti DKI Jakarta dan Kalimantan Timur, dibanding wilayah dengan akses distribusi yang lebih terbatas.

Air minum dalam kemasan sering dianggap sebagai kebutuhan yang merata di seluruh Indonesia karena mudah ditemukan di warung, minimarket, sampai gerobak keliling. Tapi data Badan Pusat Statistik (BPS) lewat Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) menunjukkan gambaran yang jauh lebih timpang: di sejumlah provinsi, lebih dari 8 dari 10 rumah tangga mengandalkan air kemasan atau isi ulang sebagai sumber minum utama, sementara di wilayah lain proporsinya jauh lebih rendah karena rumah tangga masih mengandalkan sumur atau mata air terlindung.

Artikel ini merangkum data BPS terkini soal proporsi rumah tangga pengguna air kemasan secara nasional, provinsi-provinsi dengan tingkat penggunaan tertinggi yang datanya terverifikasi, serta pola umum yang menjelaskan kenapa jurang ini terjadi antarwilayah.

Data BPS: Berapa Rumah Tangga Indonesia yang Pakai Air Kemasan?

Berdasarkan Susenas Maret 2023, BPS mencatat 40,64% rumah tangga Indonesia, baik di perkotaan maupun perdesaan menjadikan air kemasan bermerek dan air isi ulang sebagai sumber air minum utama, menjadikannya sumber air minum yang paling banyak digunakan secara nasional, mengungguli sumur bor/pompa (17,07%) dan sumur terlindung (15,26%).

Perlu dicatat, definisi dan cara pelaporan BPS untuk kategori ini berubah dari waktu ke waktu: pada beberapa periode publikasi, air kemasan bermerek dan air isi ulang dilaporkan sebagai dua kategori terpisah (masing-masing berkontribusi sekitar 9-10% dan 30-36% dalam data periode berikutnya), sementara pada publikasi lain keduanya digabung menjadi satu angka seperti 40,64% di atas. Karena perbedaan cara pengelompokan ini, membandingkan angka dari tahun ke tahun perlu memperhatikan apakah kedua kategori tersebut digabung atau dipisah pada publikasi yang dirujuk.

Provinsi Pengguna AMDK Terbanyak

Berdasarkan data yang berhasil ditelusuri hingga level provinsi, dua wilayah berikut tercatat memiliki proporsi pengguna air kemasan/isi ulang tertinggi di Indonesia:

Provinsi Proporsi Rumah Tangga Pengguna Air Kemasan/Isi Ulang Periode Data Kalimantan Timur 84,22% Susenas Maret 2025 DKI Jakarta 79,39% Susenas 2023

Catatan: kedua angka berasal dari periode survei yang berbeda karena keterbatasan data yang tersedia untuk publik pada periode yang sama persis; keduanya tetap menggambarkan pola yang konsisten, yaitu proporsi pengguna AMDK yang sangat tinggi di wilayah urban dan wilayah dengan jaringan distribusi ritel yang padat.

Di tingkat kabupaten/kota, data Susenas Maret 2025 untuk Kalimantan Timur menunjukkan variasi yang cukup lebar: Kabupaten Kutai Kartanegara mencatat proporsi tertinggi di provinsi itu dengan 93,08%, disusul Kota Bontang (89,73%). Sementara itu, sejumlah pemberitaan turut menyebut Kepulauan Riau dan Kalimantan Utara menunjukkan tren serupa (tinggi), meski angka pasti kedua provinsi tersebut belum berhasil kami telusuri ke rilis resmi BPS pada saat artikel ini ditulis.

Wilayah dengan Konsumsi Air Kemasan Rendah: Pola Umum

Untuk sisi sebaliknya, yaitu provinsi dengan proporsi pengguna AMDK paling rendah pola nasional menunjukkan wilayah dengan jaringan distribusi ritel yang lebih jarang dan infrastruktur perpipaan yang belum merata — umumnya di kawasan timur Indonesia dan wilayah dengan kepadatan penduduk rendah — cenderung lebih mengandalkan sumur bor/pompa atau mata air terlindung sebagai sumber air minum utama, alih-alih air kemasan.

Bagi Anda yang membutuhkan angka pasti per provinsi untuk kebutuhan riset atau kutipan langsung disarankan merujuk tabel resmi BPS Distribusi Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Sumber Air Minum yang dipublikasikan di situs bps.go.id, karena tabel interaktif tersebut memuat rincian 34 provinsi secara lengkap.

Analisis: Kenapa Jurang Ini Terjadi?

Beberapa faktor yang secara umum menjelaskan tingginya proporsi pengguna AMDK di provinsi seperti DKI Jakarta dan Kalimantan Timur:

  • Kepadatan jaringan distribusi ritel. Wilayah urban dengan kepadatan minimarket, warung, dan agen galon yang tinggi membuat akses ke air kemasan jauh lebih mudah dibanding mengelola sumur sendiri.
  • Kualitas air tanah/perpipaan lokal. Di sejumlah wilayah pesisir dan perkotaan padat, kualitas air tanah maupun jaringan perpipaan kerap dianggap kurang layak untuk dikonsumsi langsung, mendorong rumah tangga beralih ke air kemasan sebagai alternatif yang dianggap lebih terjamin.
  • Daya beli dan urbanisasi. Wilayah dengan tingkat urbanisasi dan pendapatan rumah tangga lebih tinggi umumnya lebih mampu menanggung biaya rutin membeli air kemasan dibanding investasi awal membangun sumur atau instalasi filtrasi sendiri.
  • Keterbatasan infrastruktur di wilayah tertentu. Sebaliknya, di wilayah dengan jaringan distribusi ritel yang lebih jarang, rumah tangga cenderung kembali mengandalkan sumber air alami yang tersedia di sekitar mereka.

Kesimpulan

Data BPS menegaskan bahwa air kemasan dan air isi ulang kini menjadi sumber air minum utama bagi mayoritas rumah tangga Indonesia secara nasional, tetapi tingkat penggunaannya sangat timpang antarwilayah. Dari lebih 80% rumah tangga di provinsi seperti Kalimantan Timur, hingga proporsi yang jauh lebih rendah di wilayah dengan akses distribusi terbatas.

Jurang ini pada dasarnya mencerminkan kesenjangan infrastruktur distribusi dan kualitas sumber air alami antarwilayah, bukan semata perbedaan preferensi konsumen. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
OJK Lapor DPR Soal Aturan Bursa Mineral Pekan Depan

OJK Lapor DPR Soal Aturan Bursa Mineral Pekan Depan

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
MSCI Minta Hukum Pasar Modal Ditegakkan, Drajad Wibowo: Sudah Jalan

MSCI Minta Hukum Pasar Modal Ditegakkan, Drajad Wibowo: Sudah Jalan

2026-10-17
Industri Terapkan Teknologi Penangkap Karbon, Insentif Disiapkan

Industri Terapkan Teknologi Penangkap Karbon, Insentif Disiapkan

2026-10-19
BPR dan BPRS Minta OJK Beri Relaksasi Regulasi Demi Kredit UMKM

BPR dan BPRS Minta OJK Beri Relaksasi Regulasi Demi Kredit UMKM

2026-10-20
Harga Beras Kembali Turun Senin 19 Oktober 2026

Harga Beras Kembali Turun Senin 19 Oktober 2026

2026-10-20
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

2026-10-20
Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

2026-10-20
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Oktober 2026: Antam, UBS, Galeri24

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Oktober 2026: Antam, UBS, Galeri24

2026-10-20
Cek Harga Emas 24 Karat 19 Oktober 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

Cek Harga Emas 24 Karat 19 Oktober 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

2026-10-20

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Polisi Thailand Tangkap Warga China, Dugaan Transaksi Pencucian Uang Pakai Kripto

Polisi Thailand Tangkap Warga China, Dugaan Transaksi Pencucian Uang Pakai Kripto

2026-10-20
0
Harga Kripto 19 Oktober 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menguat

Harga Kripto 19 Oktober 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menguat

2026-10-20
0
Sui Investasi US$ 30 Juta di DATA Network untuk Perkuat Infrastruktur AI

Sui Investasi US$ 30 Juta di DATA Network untuk Perkuat Infrastruktur AI

2026-10-20
0
Penasihat Aset Digital Gedung Putih Patrick Witt Mundur, Siapa Penggantinya?

Penasihat Aset Digital Gedung Putih Patrick Witt Mundur, Siapa Penggantinya?

2026-10-20
0
Pejabat Korsel Bertemu Pelaku Bursa Kripto di Tengah Desakan Tunda Pajak hingga 2029

Pejabat Korsel Bertemu Pelaku Bursa Kripto di Tengah Desakan Tunda Pajak hingga 2029

2026-10-20
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

2026-10-20
Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

2026-10-20

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.