Jakarta – PT Bank Jago Tbk dan platform investasi Bibit menandai lima tahun kolaborasi dengan mencatat 3,6 juta pengguna yang terhubung ke ekosistem Bibit dan Stockbit hingga Juli 2026. Sementara itu, jumlah pengguna Rekening Dana Nasabah (RDN) Bank Jago yang terkoneksi dengan kedua platform tersebut mendekati 2 juta.
Head of Wealth Management Bank Jago, Nyoman Sukmawati, mengatakan kolaborasi tersebut memperluas akses masyarakat terhadap layanan investasi digital yang terintegrasi.
BACA JUGA:Dirut BFI Finance Buka Suara soal Isu Merger dengan Bank Jago
BACA JUGA:Bank Jago Buka Suara Terkait Isu Merger dengan BFI Finance
“Kolaborasi ini telah membantu lebih banyak masyarakat memulai dan mengembangkan investasi di instrumen keuangan dan pasar modal yang saling terintegrasi secara digital,” ujar Nyoman dalam konferensi pers 5th Anniversary Bank Jago-Bibit, Kamis (5/8/2026).
Ke depan, Bank Jago akan memperluas kemitraan dan menghadirkan lebih banyak pilihan produk investasi. “Kami akan memperdalam kolaborasi strategis dengan ekosistem keuangan yang ada serta memperluas kemitraan untuk berbagai produk investasi baru,” tutur Nyoman.
Portofolio investasi nasabah Bank Jago yang dikelola melalui Bibit dan Stockbit didominasi saham sebesar 48,4%, disusul reksa dana 38,6% dan obligasi 13%. Dari sisi volume transaksi, saham menyumbang 88%, reksa dana 11,9%, sedangkan sisanya obligasi.
Head of PR & Corporate Communication Bibit & Stockbit, William, menilai tren investasi digital terus menguat seiring meningkatnya partisipasi investor ritel, terutama generasi muda. Hingga akhir semester I-2026, jumlah investor pasar modal Indonesia tercatat hampir mencapai 30 juta.
Investasi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda, dalam rangka memiliki kesehatan finansial dan masa depan yang lebih baik. Karena itulah, kolaborasi Bibit-Stockbit bersama Bank Jago dalam menghadirkan pengalaman investasi yang aman, mudah dipahami, dan terintegrasi menjadi sangat penting dan relevan,” kata William.


/2016/11/25/51215106.jpg)
/2024/09/01/577969006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297765/original/058909300_1784106057-Ketua_Dewan_Komisioner_OJK_Friderica_Widyasari_Dewi-15_Juli_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315064/original/025010300_1785825907-WhatsApp_Image_2026-08-04_at_09.49.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3510059/original/027658500_1626233971-fintech_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4361081/original/023728500_1678967433-Angka_Kemiskinan_Meningkat-IQBAL_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337097/original/098406000_1609328704-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-6.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271750/original/055065600_1603102549-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805342/original/023824600_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998518/original/060608900_1779768813-AP26142827392886.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316602/original/067209500_1785976330-dims.apnews.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309010/original/038477600_1785214604-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__11_55_54_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313343/original/089462800_1785635723-q1-glow.jpg)