Jakarta – Hacker yang dikaitkan dengan Korea Utara menggunakan modus tawaran pekerjaan palsu untuk menyusup ke perangkat korban. Serangan ini disebut telah menginfeksi sedikitnya 30.000 komputer di lebih dari 100 negara.
Dikutip dari CoinMarketCap, Senin (21/9/2026), peringatan mengenai serangan tersebut diterbitkan melalui advisori bersama pada 18 September 2026 oleh tujuh lembaga dari empat negara, termasuk FBI Amerika Serikat dan Badan Kepolisian Nasional Jepang.
BACA JUGA:S&P Global Beli OpenZeppelin, Perusahaan di Balik Keamanan Aset Kripto
BACA JUGA:Pelaku Pasar Optimistis terhadap Bitcoin Meski RUU Kripto Terganjal di Senat AS
BACA JUGA:The Fed Naikkan Suku Bunga, Begini Dampaknya ke Harga Bitcoin
Dari serangan tersebut, saldo atau kredensial dari lebih dari 7.000 dompet kripto berhasil dicuri. Total dana yang mengalir keluar diperkirakan sedikitnya 1,7 miliar yen Jepang, setara sekitar US$ 10,71 juta.
Kelompok tersebut dikenal sebagai WaterPlum. Di industri keamanan siber, kelompok yang sama juga kerap disebut Contagious Interview, merujuk pada modus mereka yang memanfaatkan proses wawancara kerja untuk menginfeksi perangkat.
Serangan berlangsung sekitar Desember 2025 hingga Juli 2026. Karena menyasar pengguna yang menyimpan aset kripto sendiri, kerugian dapat langsung ditanggung korban.
/2024/03/07/722970375.jpg)
/2025/03/12/2032046700.jpg)
/2024/10/07/2128045384.jpg)
/2025/09/10/1837880373.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)








:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)