• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

    GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

    GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » Sebentar Lagi La Nina, Begini Persiapan Emiten Jasa Batubara

Sebentar Lagi La Nina, Begini Persiapan Emiten Jasa Batubara

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-19
0

Sebentar Lagi La Nina, Begini Persiapan Emiten Jasa Batubara

wmhg.org – JAKARTA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi datangnya La Nina di wilayah Indonesia pada bulan Agustus 2024. Hal ini berdasarkan analisis dinamika atmosfer terakhir yang dilakukan BMKG untuk dasarian II bulan Juli lalu.

Dalam laporan terakhirnya, BMKG menyebut bahwa kondisi ENSO berpotensi menuju La Nina pada pertengahan hingga akhir tahun ini. La Nina yang berpengaruh pada peningkatan curah hujan di Indonesia otomatis akan mempengaruhi kinerja emiten jasa pertambangan, termasuk jasa pertambangan batubara.

Direktur ABM Investama (ABMM), Hans Christian Manoe mengakui bahwa curah hujan tahun ini jauh lebih tinggi terutama di daerah Sumatera dan Kalimantan Selatan. Menurutnya ini bisa mempengaruhi produk overburden yaitu lapisan batuan atau tanah yang menutupi batubara.

Ini sedikit banyak memengaruhi produksi OB (overburden) yang secara aktual sedikit lebih rendah dibandingkan yang ditargetkan.

Walau demikian kami akan berupaya mengejar ketertinggalan OB produksi sehingga secara tahunan dapat mencapai dikisaran 270-285 juta bank cubic meters (bcm). Menurutnya ini adalah fenomena alam yang berada di luar kendali perusahaan.

Kami secara proaktif memastikan hal-hal yg dalam kendali kami dapat berjalan dengan optimal seperti operasional tambang, proses end to end-nya dapat berjalan efektif dan efisien, me-managed fixed cost dan tetap mengedepankan aspek safety first. Sehingga apabila produksi terganggu akibat hal-hal di luar kendali perusahaan dapat diminimalisir, tambahnya.

Kemudian, PT United Tractors Tbk (UNTR) mengatakan hingga Agustus 2024 pihak perseroan masih mencari tahu apakah ada site tambang yang mengalami curah hujan di atas normal.

So far, produksi berjalan sesuai rencana dan tidak terkendala, ungkap Corporate Secretary United Tractors, Sara K. Loebis saat dihubungi Kontan beberapa waktu lalu.

Dalam bisnis kontraktor pertambangan, anak usaha UNTR yakni Pamapersada Nusantara (Pama) menargetkan volume pengupasan lapisan alias overburden (OB) removal sebesar 1,2 miliar bcm. Target ini kurang lebih sama dengan target Pama tahun lalu.

Sedangkan, total produksi Pama di site-site klien hingga Juni 2024 adalah sebesar 70 juta ton. Ini in line dengan target akhir tahun yaitu sekitar 138 juta ton, tambah Sara.

Ia mengatakan sejauh ini UNTR melalui Pama mengelola desain tambang yang meminimalisir genangan atau banjir, serta pengelolaan jalan tambang agar tidak licin atau dapat cepat kering setelah hujan.

Curah hujan relatif stabil di site-site batubara yang dikelola juga diungkap oleh emiten batubara milik Low Tuck Kwong, PT Samindo Resources Tbk (MYOH). Sekretaris Perusahaan MYOH, Ahmad Zaki Natsir mengatakan terkait target produksi dan OB perseroan tergantung pada permintaan klien.

Terkait target, dikarenakan kami ini kontraktor jasa pertambangan, jadi target kami ditentukan oleh klien. Target yang diberikan klien kami di tahun ini sedikit lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu, katanya.

Sedangkan mengenai langkah pencegahan dampak La Nina, Ahmad mengatakan perseroan akan meningkatkan kesiapan alat berat dengan melakukan perawatan, agar pada saat sedang tidak hujan semua alat berat dapat beroperasi dengan maksimal.

Tidak ada yang standby, termasuk juga perawatan alat-alat pendukung untuk proses pembersihan jalan paska hujan, seperti grader, jadi kami perlu memastikan semua grader dapat beroperasi dengan maksimal sehingga proses pembersihan jalan dapat dipercepat, ungkap Ahmad.

Baca Juga: Eksekusi Tender Wajib, Samindo (MYOH) Borong 148,09 Juta Saham Transkon Jaya (TRJA)

Menanggapi hal ini, Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (Aspindo) mengatakan cuaca menjelang musim hujan dengan intensitas tinggi tentu akan mempengaruhi produksi dari para anggota.

Tambang batubara yang dikerjakan anggota kami mayoritas di Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Sumatera Selatan (Sumsel), ungkap Direktur Eksekutif  Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (Aspindo) Bambang Tjahjono saat dihubungi Kontan, Senin (19/08).

Meski begitu ia mengakui, akibat curah hujan berpotensi akan menurunkan target produksi. Jika gangguan La Nina cukup parah, produksi batubara tahun ini bisa di bawah tahun 2023. Sementara produksi overburden akan mengikuti dari produksi batubara yang ada.

Versi ESDM atau Minerba itu 922 juta ton (target produksi  batubara) jauh, terlalu tinggi. Padahal produksi batubara 2023 hanya 775 juta ton. Kalo cuaca normal seharusnya bisa mencapai 850 juta ton. Sedangkan gangguan La Nina secara umum lebih banyak berpengaruh ke pengurangan jam kerja, tutupnya. 

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Bank DKI Kembali Hadir pada JakOne Mobile Indonesia Damper Class National Championship

Bank DKI Kembali Hadir pada JakOne Mobile Indonesia Damper Class National Championship

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

2026-02-27
Hasan Nasbi Jadi Penasehat Presiden Bidang Komunikasi, Segini Hartanya di LHKPN

Hasan Nasbi Jadi Penasehat Presiden Bidang Komunikasi, Segini Hartanya di LHKPN

2026-04-28
Deadline Lapor SPT: Coretax Tak Bisa Diakses, Warga Serbu Kantor Pajak

Deadline Lapor SPT: Coretax Tak Bisa Diakses, Warga Serbu Kantor Pajak

2026-05-01
Harga Minyak Melanjutkan Kenaikan Hari Ini 30 April 2026, Brent Sentuh USD 120

Harga Minyak Melanjutkan Kenaikan Hari Ini 30 April 2026, Brent Sentuh USD 120

2026-05-01
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Rupiah Kemarin Tembus Rp 17.326 per Dolar AS, Hari Ini Makin Dalam

Rupiah Kemarin Tembus Rp 17.326 per Dolar AS, Hari Ini Makin Dalam

2026-05-01
Cek Nilai Tukar Dolar ke Rupiah di Bank Hari Ini, Ada yang Capai Rp 17.530

Cek Nilai Tukar Dolar ke Rupiah di Bank Hari Ini, Ada yang Capai Rp 17.530

2026-05-01
Di Tengah Gejolak Geopolitik dan Ekonomi Global, BRI Optimistis Kinerja 2026 On Track

Di Tengah Gejolak Geopolitik dan Ekonomi Global, BRI Optimistis Kinerja 2026 On Track

2026-05-01
Sah, Beli Oleh-oleh di China Bisa Pakai QRIS

Sah, Beli Oleh-oleh di China Bisa Pakai QRIS

2026-05-01

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
21 RSUD Naik Kelas Bulan Depan, Bakal Diresmikan Prabowo

21 RSUD Naik Kelas Bulan Depan, Bakal Diresmikan Prabowo

2026-05-01
0
Prabowo Bakal Ikut May Day 2026, Qodari: Bukti Pemerintah Bersama Buruh

Prabowo Bakal Ikut May Day 2026, Qodari: Bukti Pemerintah Bersama Buruh

2026-05-01
0
Harta Pemilik Green SM, Ternyata Orang Terkaya Se-Asia Tenggara

Harta Pemilik Green SM, Ternyata Orang Terkaya Se-Asia Tenggara

2026-05-01
0
Buruh Sampaikan 11 Isu di May Day 2026, Sebagian Sudah Direspons Presiden

Buruh Sampaikan 11 Isu di May Day 2026, Sebagian Sudah Direspons Presiden

2026-05-01
0
UEA Bakal Keluar dari OPEC, Ada Anggota Lain yang Menyusul?

UEA Bakal Keluar dari OPEC, Ada Anggota Lain yang Menyusul?

2026-05-01
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Rupiah Kemarin Tembus Rp 17.326 per Dolar AS, Hari Ini Makin Dalam

Rupiah Kemarin Tembus Rp 17.326 per Dolar AS, Hari Ini Makin Dalam

2026-05-01
Cek Nilai Tukar Dolar ke Rupiah di Bank Hari Ini, Ada yang Capai Rp 17.530

Cek Nilai Tukar Dolar ke Rupiah di Bank Hari Ini, Ada yang Capai Rp 17.530

2026-05-01

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.