Jakarta – Amerika Serikat (AS) mulai memblokade akses kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di Selat Hormuz pada Senin. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran agar membuka kembali jalur distribusi minyak penting tersebut setelah negosiasi damai gagal.
Presiden Donald Trump menegaskan bahwa tindakan ini diperlukan untuk menghentikan praktik yang dinilai merugikan dunia.
BACA JUGA:Berapa Banyak Kapal yang Lewati Selat Hormuz sejak Perang AS-Iran? Ini Datanya
BACA JUGA:IMF Prediksi Dunia akan Defisit Minyak
BACA JUGA:Tagihan Hotel Mewah Tempat Perundingan Buntu AS-Iran Belum Dibayar
BACA JUGA:Menkeu Purbaya Yakinkan Investor AS, Ekonomi Indonesia di Jalur Tepat
“Kita tidak bisa membiarkan sebuah negara memeras atau memaksa dunia, karena itulah yang mereka lakukan,” ujar Trump kepada wartawan di luar Oval Office setelah blokade berlaku pukul 10.00 waktu setempat, dikutip dari CNBC, Selasa, 14 April 2026
Saat ditanya apakah tujuan blokade adalah memaksa Iran membuka kembali selat atau kembali ke meja perundingan, Trump menjawab, “Keduanya, tentu saja, dan lebih dari itu.”
Pernyataan Trump muncul setelah Wakil Presiden JD Vance kembali dari Pakistan tanpa kesepakatan dengan Iran. Situasi ini membuat gencatan senjata dua pekan yang sebelumnya disepakati menjadi semakin rapuh.
Trump mengklaim Iran sebenarnya sangat ingin mencapai kesepakatan damai, meski perundingan akhir pekan berakhir buntu. Menurutnya, kebuntuan terjadi karena Iran menolak berkomitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir.
Artikel AS Resmi Blokade Selat Hormuz, Trump Ancam Kapal Iran menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis www.wmhg.org. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis www.wmhg.org? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis www.wmhg.org yang dirangkum pada Rabu, (15/4/2026):

/2026/02/16/843772009.jpg)
/2025/10/13/627705630.jpg)
/2021/02/22/733816965.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556226/original/011465200_1776236806-e51dbfec-04b8-44af-84fb-0b013d836542.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549659/original/059149900_1775627380-6404d410-5cdd-4bbe-8348-ddcbe8ddb144.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3080941/original/054674800_1584612278-20200319-Nilai-Tukar-Rupiah-Terhadap-Dolar-AS-Hari-Ini-IMAM-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555754/original/031374200_1776215597-97c5a411-1fff-4313-b383-a2089a9b32fc.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556066/original/049467400_1776230606-Graha_Niaga_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493434/original/019263400_1770214265-1000225262.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555452/original/038544000_1776157287-Managing_Director_Emtek_Group__Sutanto_Hartono-14_April_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555569/original/091967700_1776165194-MMA_Smarties_Unplugged_Indonesia_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544033/original/072242900_1775044434-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555662/original/065807000_1776172375-CEO_Danantara_Indonesia__Rosan_Roeslani_dan_Menteri_Lingkungan_Hidup__Hanif_Faisol_Nurofiq.jpg)