Jakarta – Chief Executive Officer (CEO) Capital A (induk usaha AirAsia), Tony Fernandes, mengisahkan pengalaman beratnya memimpin maskapai penerbangan saat menghadapi pandemi Covid-19. Dari total 250 pesawat yang dimiliki AirAsia, hingga kini belum seluruhnya dapat mengudara kembali.
Ia mengamini bahwa pandemi Covid-19 merupakan masa-masa sulit bagi semua orang. Namun, hantaman yang dirasakannya sebagai pemimpin maskapai jauh lebih berat lantaran adanya pembatasan mobilitas secara global untuk menekan penularan virus.
BACA JUGA:Janji Ditepati, Tony Fernandes Panggil Lagi 2.500 Karyawan AirAsia yang Dirumahkan
BACA JUGA:Penumpang AirAsia Bikin Heboh, Teriak hingga Paksa Buka Pintu Pesawat
Saat Covid-19 melanda, semua orang tentu mengalami masa yang sangat sulit. Namun bagi maskapai penerbangan, situasinya benar-benar berat. Kami memiliki 250 pesawat yang harus di-grounded, 26.000 karyawan, dan tidak ada rute yang bisa dioperasikan, ungkap Tony dalam acara IdeaFest 2026 di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Tekanan tersebut rupanya tidak berhenti saat pandemi mereda. Hari-hari berat masih harus dilalui Tony ketika harus memperbaiki dan melakukan perawatan ulang (maintenance) terhadap 250 armada pesawatnya agar siap terbang kembali.
Setelah Covid-19 berakhir, kami juga tidak mendapatkan bantuan dana dari pemerintah atau sejenisnya. Jadi, kami harus membiayai dan memperbaiki sendiri 250 pesawat tersebut, tutur Tony.
Proses perawatan armada yang sudah lama dikandangkan ternyata memakan waktu yang tidak sebentar. Proses itu membutuhkan waktu sangat lama. Bahkan setelah dua tahun berlalu, hingga sekarang kami belum sepenuhnya mengembalikan seluruh armada ke kondisi operasional, kisahnya.

/2025/03/02/139327218.jpg)
/2018/12/03/202297995.jpg)
/2026/04/05/52899372.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340864/original/074045900_1788525635-email-attachment_2026_09_04_ariefhakim-at-klyid_pertamina-pernah-terbangkan-pelita-air-pakai-bahan-bakar-minyak-jelantah_1000430548.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4741274/original/088178900_1707738159-WhatsApp_Image_2024-02-12_at_15.41.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530179/original/078118800_1773393511-Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Zulkifli_Hasan-13_Maret_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4822445/original/055067300_1714908469-fotor-ai-20240505174622.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2758723/original/074430400_1553243544-FBI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)