• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Bos Freeport Klaim Perpanjangan IUPK Dongkrak Penerimaan Negara Rp 90 T per Tahun

    Bos Freeport Klaim Perpanjangan IUPK Dongkrak Penerimaan Negara Rp 90 T per Tahun

    Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Bidik Lonjakan Penjualan Mobil Bekas Jelang Lebaran

    Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Bidik Lonjakan Penjualan Mobil Bekas Jelang Lebaran

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Bos Freeport Klaim Perpanjangan IUPK Dongkrak Penerimaan Negara Rp 90 T per Tahun

    Bos Freeport Klaim Perpanjangan IUPK Dongkrak Penerimaan Negara Rp 90 T per Tahun

    Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Bidik Lonjakan Penjualan Mobil Bekas Jelang Lebaran

    Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Bidik Lonjakan Penjualan Mobil Bekas Jelang Lebaran

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » BISNIS » Tolak Tarif Pungutan Ekspor CPO Naik Jadi 12,5%, Petani Sawit Minta Ini ke Purbaya

Tolak Tarif Pungutan Ekspor CPO Naik Jadi 12,5%, Petani Sawit Minta Ini ke Purbaya

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-03-17
0

Tolak Tarif Pungutan Ekspor CPO Naik Jadi 12,5%, Petani Sawit Minta Ini ke Purbaya

Jakarta – Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) secara tegas menolak dan mendesak pembatalan kebijakan kenaikan tarif pungutan ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) menjadi 12,5% dari sebelumnya 10% sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 9 Tahun 2026.

Kebijakan kenaikan pungutan ekspor tersebut ditetapkan pemerintah untuk mendukung pembiayaan program peningkatan pencampuran biodiesel dari B40 menuju B50.

BACA JUGA:Indonesia dan Singapura Percepat Ekspor Listrik Bersih

BACA JUGA:Goncangan Geopolitik, Batu Bara Tahan Banting

BACA JUGA:Ajang China ASEAN Expo, Kemendag: Tiongkok Partner Dagang Kita

BACA JUGA:Bea Keluar Batu Bara Bisa Redam Tekanan APBN Akibat Lonjakan Harga Minyak

Ketua Umum SPKS, Sabarudin, mengatakan kebijakan tersebut berpotensi menekan harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani. Ia merujuk pada kajian lembaga riset Prananta Center Universitas Indonesia yang menyebut setiap kenaikan pungutan ekspor sebesar 1 persen dapat menurunkan harga TBS petani sekitar Rp333 per kilogram.

“Jika pungutan ekspor CPO dinaikkan sebesar 2,5% menjadi 12,5%, maka dampaknya terhadap harga TBS petani bisa sangat signifikan. Penurunan harga diperkirakan berada pada kisaran Rp500 hingga Rp800 per kilogram,” kata Sabarudin dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, penurunan harga tersebut akan berdampak besar terhadap pendapatan petani sawit rakyat, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang sedang lesu serta meningkatnya biaya produksi di sektor perkebunan.

SPKS menilai kenaikan pungutan ekspor tersebut justru menambah beban petani yang saat ini sudah menghadapi tekanan biaya produksi, termasuk kenaikan harga pupuk dan kebutuhan operasional kebun lainnya.

Berdasarkan perhitungan SPKS, jika penurunan harga TBS tersebut terjadi secara nasional, maka potensi kerugian yang dialami petani sawit di seluruh Indonesia diperkirakan mencapai sekitar Rp85 miliar hingga Rp100 miliar per bulan atau sekitar Rp 1,2 triliun per tahun.

Lebih lanjut, SPKS juga menyatakan penolakan terhadap rencana peningkatan mandatori biodiesel dari B40 menjadi B50. Menurut Sabarudin, penerapan kebijakan tersebut berpotensi menambah beban petani karena pembiayaan program biodiesel sebagian besar bersumber dari pungutan ekspor sawit.

“Kami meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan mandatori biodiesel. Program ini tidak memberikan keuntungan yang signifikan bagi petani sawit, tetapi justru lebih banyak menguntungkan korporasi yang terlibat dalam industri biodiesel,” ujarnya.

Sabarudin juga menyoroti adanya ketimpangan dalam rantai perdagangan sawit di tingkat petani. Menurutnya, hingga saat ini masih banyak pabrik kelapa sawit yang terafiliasi dengan perusahaan besar maupun industri biodiesel yang tetap membeli TBS petani melalui perantara atau tengkulak.

Akibatnya, harga yang diterima petani sering kali jauh lebih rendah sekitar 30%-40% dari harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Ironisnya, banyak pabrik sawit yang terafiliasi dengan perusahaan besar masih membeli TBS melalui perantara. Hal ini menyebabkan petani menjual sawit dengan harga yang lebih rendah,” kata Sabarudin.

Sabarudin menambahkan kondisi tersebut semakin disesalkan oleh petani sawit karena hingga saat ini mereka merasa belum mendapatkan perhatian yang memadai dari pemerintah, termasuk dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam pelaksanaan program biodiesel.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
H-6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Jadi Titik Terpadat Mudik Kereta di Jakarta

H-6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Jadi Titik Terpadat Mudik Kereta di Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Bertemu S&P, Menkeu Tegaskan Stabilitas Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga

Bertemu S&P, Menkeu Tegaskan Stabilitas Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga

2026-04-17
Jurus KAI Amankan Lahan Tanah Abang Usai Muncul Klaim Hercules

Jurus KAI Amankan Lahan Tanah Abang Usai Muncul Klaim Hercules

2026-04-19
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 April 2026: Simak Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 April 2026: Simak Daftar Lengkap di Sini

2026-04-19
Produsen Tempe Tahu Putar Otak Agar Indonesia Capai Swasembada Kedelai

Produsen Tempe Tahu Putar Otak Agar Indonesia Capai Swasembada Kedelai

2026-04-15
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas dan Harga Perak Hari Ini Kompak Naik Usai Kabar Selat Hormuz Dibuka

Harga Emas dan Harga Perak Hari Ini Kompak Naik Usai Kabar Selat Hormuz Dibuka

2026-04-19
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Sabtu 18 April 2026: Tengok Harga Termurah dan Termahal

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Sabtu 18 April 2026: Tengok Harga Termurah dan Termahal

2026-04-19
Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Tajam, Cek Daftarnya per 18 April 2026

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Tajam, Cek Daftarnya per 18 April 2026

2026-04-19
Update Harga Emas Perhiasan 18 April 2026: Cek Daftar Lengkap dan Faktor Penentunya

Update Harga Emas Perhiasan 18 April 2026: Cek Daftar Lengkap dan Faktor Penentunya

2026-04-19

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 April 2026: Simak Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 April 2026: Simak Daftar Lengkap di Sini

2026-04-19
0
Menteri Ara Rapat Soal Status Lahan Rusun Subsidi di Tanah Abang, Begini Hasilnya

Menteri Ara Rapat Soal Status Lahan Rusun Subsidi di Tanah Abang, Begini Hasilnya

2026-04-19
0
Jurus KAI Amankan Lahan Tanah Abang Usai Muncul Klaim Hercules

Jurus KAI Amankan Lahan Tanah Abang Usai Muncul Klaim Hercules

2026-04-19
0
Rupiah terhadap Dolar AS Ditutup Loyo, Prospek Obligasi jadi Pemicu

Rupiah terhadap Dolar AS Ditutup Loyo, Prospek Obligasi jadi Pemicu

2026-04-19
0
Harga Minyak Mentah Indonesia Maret 2026 Naik, Sentuh Level Segini

Harga Minyak Mentah Indonesia Maret 2026 Naik, Sentuh Level Segini

2026-04-19
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas dan Harga Perak Hari Ini Kompak Naik Usai Kabar Selat Hormuz Dibuka

Harga Emas dan Harga Perak Hari Ini Kompak Naik Usai Kabar Selat Hormuz Dibuka

2026-04-19
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Sabtu 18 April 2026: Tengok Harga Termurah dan Termahal

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Sabtu 18 April 2026: Tengok Harga Termurah dan Termahal

2026-04-19

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.