Jakarta – Perum Bulog akan terus menyerap beras produksi petani lokal hingga akhir tahun, meskipun target penyerapan 4 juta ton diperkirakan tercapai pada bulan depan. Sebagai informasi, melalui Instruksi Presiden (Inpres), Bulog mendapat mandat untuk menyerap 4 juta ton setara beras sepanjang 2026. Angka tersebut diproyeksikan terealisasi sepenuhnya pada September 2026.
Saya yakinkan kepada masyarakat, khususnya para petani, tidak perlu bimbang dan ragu. Setelah nanti 4 juta ton terserap di akhir September, kami akan tetap melanjutkan serapan di bulan Oktober, November, Desember, dan seterusnya, ujar Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani di Kantor Bulog, Jakarta, dikutip Selasa (4/8/2026).
BACA JUGA:Keuntungan Bulog Naik, Anggaran Pemeliharaan Gudang Tambah Dua Kali Lipat
BACA JUGA:Ikuti Jejak Pertamina, Bulog Siapkan Beras Satu Harga
BACA JUGA:Bulog Tegaskan Program MBG Tak Gunakan Beras Subsidi
Hingga awal Agustus 2026, Bulog tercatat sudah menyerap sekitar 3,5 juta ton beras. Artinya, hanya tersisa selisih 500 ribu ton untuk memenuhi mandat Inpres tersebut. Sementara itu, total stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog kini sudah mendekati 5,5 juta ton.
Rizal juga memastikan tingginya intensitas penyerapan oleh Bulog tidak akan memicu benturan atau berebut gabah dengan penggilingan padi swasta.
Tidak ada berebutan, justru teman-teman makloon banyak yang meminta agar kami tetap melakukan penyerapan, ucapnya.
Kemarin kami bersama jajaran direksi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai penggilingan maklun. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan untuk mengingatkan teman-teman penggilingan agar selalu menjaga kualitas hasil giling yang diberikan oleh mitra makloon, beber Rizal.



/2025/03/07/402152646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490104/original/053721500_1769996978-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5048154/original/096981400_1734015787-IMG-20241212-WA0031.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4312887/original/075013100_1675421979-Stabilkan_harga__Bulog_glontorkan_30_ribu_ton_beras_di_pasar_induk_cipinang-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314711/original/067400400_1785764403-email-attachment_2026_08_03_ariefhakim-at-klyid_bunga-cicilan-turun-jadi-3-persen-bulog-hemat-rp-107-triliun-tahun-ini_1000396988.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3852283/original/090153000_1640770561-20211229-Stok-Beras-Bulog-Aman-Hingga-Akhir-Tahun-IQBAL-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3852275/original/024292600_1640770447-20211229-Stok-Beras-Bulog-Aman-Hingga-Akhir-Tahun-IQBAL-4.jpg)