Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan tanggapan terkait nilai tukar atau kurs rupiah, yang telah mencapai level 17.300 per dolar AS pada perdagangan Kamis (23/4/2026).
Menurut dia, rupiah bukan satu-satunya mata uang yang terkena pelemahan. Namun begitu, pemerintah beritikad untuk terus memantau pergerakan mata uang Garuda. Â
BACA JUGA:Filipina dan India Juga Minati Pupuk Urea Asal Indonesia, Ini Alasannya
BACA JUGA:Kunci Resiliensi Ekonomi RI: Ketahanan Energi dan Surplus Pupuk
BACA JUGA:Ditopang THR, Menko Airlangga Pede Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,5%
BACA JUGA:Gaji Ke-13 PNS Cair Juni 2026, Demi Jaga Ekonomi
Mata uang di regional juga bergejolak. Ya itu lihat gejolak global juga. Jadi ya kita monitor saja, ujar dia saat ditemui di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Airlangga menyatakan kembali, pemerintah bakal terus memonitor kurs rupiah di tengah situasi tak pasti saat ini. Lantaran itu sudah melampaui asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2026 sebesar Rp 16.500 per dolar AS.Â
Nanti kita monitor saja, karena ini enggak bisa kita setiap hari reaktif, dan itu BI yang tugasnya menjaga, kata Menko Airlangga.Â
Terpisah, Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, tekanan terhadap nilai tukar rupiah pada hari ini yang tembus 17.300 dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global yang turut menekan mata uang di kawasan.
Sejalan dengan Tren Regional
Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menyampaikan pergerakan rupiah masih sejalan dengan tren regional.
Tekanan terhadap rupiah hari ini dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global yang juga menekan mata uang regional, kata Destry kepada www.wmhg.org.
Secara year-to-date, rupiah tercatat melemah sebesar 3,54 persen. Meski demikian, BI menilai pelemahan tersebut masih dalam batas yang wajar jika dibandingkan dengan mata uang negara lain di kawasan yang juga menghadapi tekanan serupa.
Pergerakan Rupiah masih sejalan dengan kawasan, dengan pelemahan year-to-date sebesar 3,54 persen, ujarnya.


/2026/02/21/1358728669.jpg)
/2025/03/06/38420056.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564136/original/096365600_1776927044-Screenshot_2026-04-23_134220.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562718/original/076507100_1776838015-Chairman_B57__Asia_Pasifik_Arsjad_Rasjid-22_April_2026c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1601200/original/046758400_1495427422-Fintech.jpg)
/2025/05/14/252621507.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400471/original/026176400_1478686859-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564221/original/031578300_1776930460-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_12.16.10__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1095898/original/089936600_1451317331-Gedung-PPATK-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4172125/original/088962000_1664246266-pupuk_bersubsidi.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5527489/original/089112300_1773204270-Kepala_Staf_Kepresidenan__Muhammad_Qodari-11_Maret_2026a.jpg)