Jakarta – Industri kelapa sawit memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional. Industri kelapa sawit juga bisa menjadi kekuatan pangan nasional.
Industri kelapa sawit mulai dari hulu hingga hilir telah menyediakan pangan bagi 280 juta penduduk yang tersebar di seluruh Indonesia. Tanaman kelapa sawit memiliki keunggulan untuk menjadi bahan baku produk-produk pangan karena memiliki karakteristik harga kompetitif, produktivitas tinggi, pasokan stabil, dan aplikasi penggunaan sangat luas.
BACA JUGA:Produktivitas Kebun Sawit Rakyat Masih Rendah, Ini Penyebabnya
BACA JUGA:Jadi Produsen Terbesar Dunia, Produksi Minyak Sawit Indonesia Capai 53,6 Juta Ton
BACA JUGA:Indonesia Jadi Negara Pertama Garap B50 di Dunia, Bikin Banyak Negara Penasaran
Dari kelapa sawit kita menghasilkan berbagai macam produk turunan di bidang pangan. Banyak sekali produk pangan yang dihasilkan dari kelapa sawit, kata Ketua Bidang Pertanian sekaligus Ketua Satuan Tugas Pangan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), M Hadi Nainggolan, Selasa (28/4/2026).
Dia menegaskan, luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang hampir mencapai 17 juta hektare perlu dipandang sebagai sumber kekuatan pangan nasional. Komoditas kelapa sawit diketahui tidak mengenal pola musiman dengan volume produksi yang relatif konsisten dari bulan ke bulan serta dari tahun ke tahun.
Kondisi tersebut memberikan kepastian dan kenyamanan bagi para pengusaha yang menjadikan kelapa sawit sebagai bahan baku produksi.
Saya sepakat bahwa kelapa sawit ini adalah tanaman unggulan dan andalan Indonesia yang harus dioptimalkan sebaik mungkin, tegasnya.
Dia mengatakan, para pengusaha khususnya yang tergabung di dalam HIPMI bisa mendorong hilirisasi kelapa sawit di sektor pangan agar bisa tercipta produk-produk yang bernilai tambah sekaligus bermanfaat bagi masyarakat.



/2025/12/02/1778127410.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4595489/original/008615000_1696237539-20231002-Tampilan_Kereta_Cepat-AFP_4.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495652/original/062697000_1770385761-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_RI_Airlangga_Hartarto-_6_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567749/original/021231900_1777332665-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5163573/original/060391100_1742020123-WhatsApp_Image_2025-03-15_at_11.26.24.jpeg)