Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menuturkan, perang yang terjadi di sejumlah negara akan berdampak terhadap Indonesia. Salah satunya berdampak terhadap harga pangan. Seiring hal itu, Prabowo mengingatkan kebangkitan bangsa perlu kerja keras dan kesinambungan.
Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri groundbreaking proyek hilirisasi tahap II di Cilacap, Rabu, (29/4/2026).
BACA JUGA:Prabowo Bakal Ikut May Day 2026, Qodari: Bukti Pemerintah Bersama Buruh
BACA JUGA:21 RSUD Naik Kelas Bulan Depan, Bakal Diresmikan Prabowo
BACA JUGA:Prabowo Minta Danantara Terus Kaji Teknologi untuk Proyek Hilirisasi
Ia menuturkan, pada abad 20 dan 21, bumi semakin kecil oleh teknologi. Hal yang terjadi di belahan dunia juga berdampak ke Indonesia.
“Bumi semakin kecil oleh teknologi. Apa yang terjadi di belahan jauh berpengaruh kepada kita. Kita tidak ikut-ikutan. Apa yang terjadi di Ukraina berpengaruh ke kita. Terjadi perang di Ukraina berpengaruh ke harga jagung, harga gandum, harga minyak. Perang di Gaza,Teluk Persia, Iran lawan Amerika Serikat-Israel,” kata dia dikutip dari laman youtube Sekretariat Presiden, Rabu (29/4/2026).
Ia mengatakan, hal ini menandai kebangkitan bangsa perlu kerja keras dan kesinambungan. “Terutama untuk kesekian kali saya menyampaikan keyakinan, saya pelajari sejarah perkembangan dunia, satu-satunya jalan menuju kebangkitan suatu bangsa yang berhasil adalah nasionalisme, cinta tanah air, dan persatuan nasional,” ujar dia.
“Dan hari ini dipahami, dimengerti oleh negara-negara besar, oleh negara yang ingin jadi hegemoni, karena ini adalah sifat manusia semakin besar, semakin kuat, semakin ingin mendominasi, semakin ingin menguasai. Apa yang ingin dikuasai? Kekayaan. Kekayaan resources,” ia menambahkan.



/2025/12/02/1778127410.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5172317/original/076716100_1742720564-20250323-Pasar_Tn_Abang-HER_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5041840/original/074196800_1733742452-14.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552785/original/012827200_1775829006-Kereta_Cepat_Whoosh.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4797307/original/069657600_1712502054-Ilustrasi_Idulfitri__Idul_Fitri__Lebaran.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495652/original/062697000_1770385761-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_RI_Airlangga_Hartarto-_6_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567749/original/021231900_1777332665-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5163573/original/060391100_1742020123-WhatsApp_Image_2025-03-15_at_11.26.24.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4595489/original/008615000_1696237539-20231002-Tampilan_Kereta_Cepat-AFP_4.jpg)