Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pembangunan suatu bangsa bergantung pada kemampuan penguasaan serta penerapan sains dan teknologi. Dalam hal ini, pendidikan menjadi fondasi utama untuk mewujudkan hal tersebut.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menerima 150 peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh implementasi ilmu pengetahuan.
BACA JUGA:BRIN Kembangkan Sepatu Sekolah Harga Rp 70 Ribuan
BACA JUGA:Prabowo Siap Renovasi Gedung Rusak dan Bangun Sekolah Unggulan
Memang Saudara-saudara, kita semua mengerti bahwa pembangunan suatu bangsa ditentukan oleh apakah bangsa itu mampu menguasai sains dan teknologi atau tidak, kata Prabowo dalam pertemuan tersebut, Kamis (6/8/2026).
Jadi, bangsa yang mampu menguasai sains dan teknologi akan maju dengan pesat. Kuncinya adalah sains dan teknologi, lanjutnya.
Kepala Negara menjelaskan bahwa pendidikan memegang peran paling krusial sebagai pijakan utama dalam penguasaan sains dan teknologi.
Ini adalah fakta dan kenyataan. Dalam penguasaan sains dan teknologi, masalah pendidikan tentu menjadi fondasi dan landasan yang paling krusial, tegas Prabowo.


/2016/11/25/51215106.jpg)
/2024/09/01/577969006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312462/original/075432400_1785494670-email-attachment_2026_07_31_ariefhakim-at-klyid_prabowo-subianto-sebut-semua-negara-gagal-karena-elitnya-ribut_1000393889.jpg)

:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8157523/original/061523700_1781011760-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-9_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315875/original/032342100_1785900385-IMG_6262.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271750/original/055065600_1603102549-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805342/original/023824600_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998518/original/060608900_1779768813-AP26142827392886.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316602/original/067209500_1785976330-dims.apnews.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309010/original/038477600_1785214604-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__11_55_54_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313343/original/089462800_1785635723-q1-glow.jpg)