Jakarta – Perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memicu langkah-langkah dramatis di sejumlah negara yang berupaya mengatasi salah satu guncangan di sektor energi yang terburuk dalam sejarah. Hal itu memicu kekhawatiran kemungkinan resesi global.
Mengutip abcnews.com, ditulis Senin (27/4/2026), sejumlah hal terdampak seiring lonjakan harga minyak yakni ribuan penerbangan dibatalkan di Eropa. Selain itu, Filipina mengumumkan deklarasi darurat energi. Pakistan menggelar libur sekolah selama dua minggu untuk menghemat bahan bakar.
BACA JUGA:Trump hingga Kennedy, Ini 6 Presiden AS yang Pernah Jadi Target Pembunuhan
BACA JUGA:Usai Temuan Cesium-137, Indonesia Akhirnya Ekspor 3.400 Kontainer Udang ke AS
BACA JUGA:Trump Usai Insiden Penembakan: Raja Charles III Akan Sangat Aman Selama Kunjungan ke AS
BACA JUGA:Jaksa Agung AS: Trump Jadi Target Penembakan di Gala Dinner Koresponden Gedung Putih
BACA JUGA:Terbongkar! Sosok Penembak Acara Trump Ternyata Kuasai Skill Khusus
Di sisi lain, ekonom berbeda pendapat mengenai apakah kebuntuan di Selat Hormuz pada akhirnya akan mendorong ekonomi global ke dalam kemerosotan, sebagian karena durasi penutupan jalur air masih belum jelas. Hasilnya berdampak pada mata pencaharian miliaran orang dan kinerja perusahaan besar dan kecil di seluruh dunia.
Beberapa analis mengatakan khawatir kekurangan minyak akan segera menjadi sangat parah sehingga harga minyak mentah dapat naik tajam, mendorong kenaikan biaya untuk berbagai barang dan menghantam konsumen.
“Dampaknya dapat menekan bisnis dan mengurangi pertumbuhan,”
Yang lain terbukti lebih optimistis, menunjukkan kenaikan harga minyak yang lebih kecil daripada yang dikhawatirkan sebagian orang dan rekam jejak ketahanan ekonomi baru-baru ini dalam menghadapi perang dagang dan gejolak lainnya. Mereka mengatakan, penutupan selat yang lebih lama akan menekan ekonomi global.
Semakin lama ini berlarut-larut, semakin mahal biayanya, ujar Ekonom Global di Oxford Economics, Ryan Sweet kepada abcnews.com.
Apakah ini akan menyebabkan resesi global atau tidak, masih terlalu dini untuk mengatakannya, ia menambahkan.
Konflik yang dimulai pada 28 Februari itu mendorong Iran untuk secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur air penting yang memfasilitasi pengangkutan sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam global.
Sebagian besar minyak yang melewati selat tersebut ditujukan untuk pasar Asia. Namun, karena harga minyak ditetapkan di pasar global, harga telah naik untuk hampir semua orang karena pembeli mengejar lebih sedikit barel minyak mentah.



/2016/06/14/1203891571.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5355485/original/050496700_1758339034-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1158948/original/095423800_1456912771-20160302-Panel-Surya-ESDM-Jakarta--Gempur-M-Surya-01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5357584/original/090784900_1758533603-WhatsApp_Image_2025-09-22_at_15.12.31.jpeg)
/2026/02/25/1697651046.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4054549/original/011680900_1655354022-Harga-Kebutuhan-Pokok-Naik-Herman-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566375/original/024985600_1777178530-Nelayan-26_April_2026c.jpg)