Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih mengkaji penyesuaian tarif premi asuransi kendaraan listrik. Perbedaan karakteristik mobil listrik dan kendaraan konvensional menjadi poin utama pertimbangannya.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (KE PPDP) OJK Ogi Prastomiyono menerangkan, OJK masih menunda penyesuaian tarif premi asuransi kendaraan, termasuk mobil listrik. Kajian masih dilakukan secara menyeluruh untuk menentukan angka yang tepat.
BACA JUGA:Allianz Akuisisi Unit Asuransi HSBC Singapura Senilai Rp 37 Triliun
BACA JUGA:Asabri Perluas Jaringan hingga 500 Rumah Sakit
BACA JUGA:OJK Serahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel
Saat ini OJK masih melakukan analisis mengenai penetapan tarif premi kendaraan listrik, termasuk pengkajian terhadap batas bawah tarif premi dengan mempertimbangkan struktur tarif yang berlaku pada kendaraan bermotor konvensional, kata Ogi, dikutip Selasa (28/7/2026).
Dia menjelaskan, kajian itu dilakukan untuk memastikan tarif yang ditetapkan mencerminkan profil risiko sebenarnya, sekaligus mendukung keberlanjutan industri serta memberikan perlindungan memadai bagi konsumen.
Secara umum, berdasarkan praktik di berbagai negara, tarif premi asuransi kendaraan listrik cenderung lebih tinggi dibandingkan kendaraan konvensional, dengan kisaran sekitar 20 persen lebih tinggi, jelasnya.
Perbedaan tersebut terutama dipengaruhi oleh karakteristik risiko kendaraan listrik, termasuk biaya perbaikan, harga komponen utama seperti baterai, serta kebutuhan penanganan khusus dalam proses perbaikan dan klaim.



/2023/05/14/1287541655.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308971/original/085377200_1785213362-Bisnis_Franchise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292382/original/070836300_1783592751-Menteri_Energi_dan_Sumber_Daya_Mineral__ESDM__Bahlil_Lahadalia-9_Juli_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303927/original/092801600_1784700869-Menteri_PKP_Maruarar_Sirait-22_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306500/original/092748600_1784881065-email-attachment_2026_07_24_ariefhakim-at-klyid_menkeu-purbaya-panggil-dirut-pertamina-mau-bahas-pembatasan-bbm-subsidi-buat-orang-kaya_1000386716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3000972/original/026902200_1576748930-20191219-BI-Pertahankan-Suku-Bunga-Acuan-di-5-Persen-ANGGA-1.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4465921/original/038044100_1686733529-Deputi-Gubernur-Senior-Bank-Indonesia-Desty-Damayanti-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4465923/original/041129700_1686733531-Deputi-Gubernur-Senior-Bank-Indonesia-Desty-Damayanti-Faizal-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307844/original/031079500_1785116433-Mensesneg_Prasetyo_Hadi-27_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307838/original/015020900_1785114910-IMG_6072.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876292/original/002461400_1719462328-fotor-ai-20240627112338.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)