Jakarta – Pemerintah melihat perbaikan sentimen pasar terhadap ekonomi Indonesia, seiring mulai kembalinya aliran modal asing. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut, kondisi ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia.
Ia mengungkapkan, arus modal asing yang sempat keluar kini mulai berbalik masuk, terutama pada instrumen keuangan tertentu.
BACA JUGA:Rupiah Melemah, Risiko Keluarnya Modal Asing Mengintai Pasar Saham Indonesia
BACA JUGA:Modal Asing Cabut dari Indonesia, Ini Penyebabnya
BACA JUGA:Dana Asing Kabur dari Indonesia, Net Sell Saham dan SBN Tembus Rp 45,14 Triliun
Arus modal asing mulai kembali, walaupun kita sempat babak belur, Aliran modal asing mulai terlihat pada April naik lagi, terutama di SBN dan SRBI, itu yang masih keluar sedikit di saham,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers, Selasa (5/5/2026).
Menurut dia, perbaikan ini tidak lepas dari persepsi positif terhadap kondisi ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat di tengah berbagai isu negatif sebelumnya.
Jadi, mereka lihat fondasi ekonomi kita bagus, sebelumnya banyak noise. Kita mau jelek, mau hancur, mau inilah, mau itu. Dengan ini harusnya akan makin banyak yang akan masuk ke sini dan harusnya Rupiah juga akan menguat sesuai dengan kondisi fundamentalnya, ujar Purbaya.
Sebelumnya, Pemerintah menilai capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 menjadi titik balik penting. Purbaya menuturkan, angka 5,61% bukan sekadar capaian, tetapi sinyal bahwa Indonesia mulai keluar dari “kutukan” pertumbuhan stagnan.
Di tengah tekanan global yang belum mereda, pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun lalu dinilai menunjukkan ketahanan sekaligus potensi akselerasi ekonomi nasional. Pemerintah pun melihat momentum ini sebagai pijakan untuk mendorong laju ekonomi ke level yang lebih tinggi.
Ini prestasi yang luar biasa loh, ditengah gejolak, tekanan perekonomian global, yang amat tidak menentu kita masih bisa tumbuh sesuai dengan target 5,61 dan dibandingkan dengan pertumbuhan tahun lalu, tumbuhnya lebih cepat. Dulu 5,39, jadi clear sekali kita sudah bisa terlepas dari kutukan pertumbuhan 5 persen, kami sedang bergerak ke.arah yang lebih cepat lagi,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Selasa, 5 Mei 2026.



/2025/06/13/674699726.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522140/original/044449300_1772718909-7eef455c-f3b2-4a8b-a9e6-6297d80f6724.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2172325/original/001382600_1525690405-Investasi-Meningkat_-Ekonomi-Indonesia-Kuartal-1-Tumbuh-5_06_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562094/original/020205200_1776778989-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-21_April_2026a.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5196555/original/022471000_1745413931-20250423-Perkotaan-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/953317/original/021435900_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291093/original/097460500_1604903000-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2199763/original/055327500_1525841213-hoax.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816482/original/062767500_1714383557-fotor-ai-20240429133654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4584690/original/024803900_1695355029-AP23173763610082-e1695301934278.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028260/original/094937500_1732871703-fotor-ai-2024112916143.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876293/original/006485300_1719462342-fotor-ai-20240627112341.jpg)