Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta seluruh maskapai melakukan inspeksi menyeluruh terhadap pesawat sebelum kembali beroperasi setelah erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada abu vulkanik yang membahayakan keselamatan penerbangan.
Kebijakan tersebut diterapkan bersamaan dengan dibukanya kembali sejumlah bandara yang sebelumnya ditutup akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
BACA JUGA:Gunung Anak Krakatau Erupsi, 10 Bandara Siap Beroperasi 24 Jam
BACA JUGA:Deretan Hoaks Menerpa Kemenhub Beredar di Medsos, Cek Faktanya
BACA JUGA:Menhub Cek Soekarno-Hatta: Hasil Paper Test Masih Positif Abu Vulkanik
Untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, pembukaan bandara ini juga disertai dengan sejumlah catatan. Otoritas bandara bersama dengan maskapai harus melakukan inspeksi terhadap semua armada pesawat, kata Dudy Purwagandhi dikutip dari Antara, Selasa (8/9/2026).
Dudy menegaskan, otoritas bandara dan maskapai wajib memastikan seluruh pesawat bebas dari abu vulkanik, baik yang menempel pada bagian pesawat maupun yang berpotensi masuk ke dalam mesin.
Menurut dia, pemeriksaan tersebut penting karena partikel abu vulkanik berukuran sangat halus. Jika masuk ke mesin, material tersebut dapat menimbulkan risiko terhadap operasional pesawat.
Selain inspeksi armada, pilot dan kru operasional juga diwajibkan memahami restricted polygon. Area tersebut merupakan kawasan udara yang dibatasi karena masih terdeteksi memiliki sebaran abu vulkanik yang berbahaya bagi penerbangan.
Dudy mengatakan maskapai pada umumnya telah memiliki prosedur operasi standar untuk mengurangi paparan abu vulkanik, termasuk menutup bagian mesin pesawat saat armada berada dalam kondisi parkir.
/2026/05/21/68904607.jpg)
/2026/04/23/1284705323.jpg)
/2026/04/25/1145875034.jpg)
/2026/05/06/550430341.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339277/original/000665000_1788409806-b3f5359b-7528-4d4f-97f9-3a1ca461170b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343444/original/044719400_1788857447-email-attachment_2026_09_08_immanuel-christian_purbaya-akui-tak-pusing-urus-anggaran-mbg_IMG_6933.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344264/original/002861800_1788939901-AP26251360087646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340880/original/016103600_1788527817-email-attachment_2026_09_04_ardiansyah-putra_literasi-penjaminan-simpanan-di-lampung-cuma-588-persen-lps-ungkap-penyebabnya_1001629740.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532280/original/085965300_1628161371-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344110/original/095497300_1788934371-20260821_-_HL_Tokocrypto-26.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344766/original/032034000_1789000970-ChatGPT_Image_Sep_10__2026__07_42_04_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3432073/original/095723100_1618702075-michael-fortsch-SIz6izQKxzs-unsplash.jpg)