Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan tengah mengkaji kontribusi perusahaan terhadap peserta Magang Nasional. Salah satunya mengenai pembagian uang saku ke peserta.
Diketahui, uang saku yang diberikan kepada peserta magang saat ini bersumber dari dana kas negara. Dengan usulan itu, Yassierli membuka kemungkinan sebagian dari uang saku diberikan oleh perusahaan.
BACA JUGA:Banyak Peserta Magang Nasional Mundur Sebelum Selesai, Ternyata Ini Alasannya
BACA JUGA:Program Magang Nasional Sukses, Ribuan Peserta Ditawari Kerja Perusahaan
BACA JUGA:Peserta Magang Nasional Dapat Sertifikat Kompetensi Gratis, Ini Manfaatnya
Kita sedang mengkaji untuk melibatkan perusahaan lebih aktif sehingga sudah mulai ada usulan nanti uang sakunya itu harus ada share kontribusi dari perusahaan walaupun ya tentu tidak dominan dan ini sedang kita kaji, sedang kita siapkan, ungkap Yassierli dalam Penutupan Magang Nasional Batch I, Jumat (24/4/2026).
Dia mengakui beberapa perusahaan secara intens memberikan pekerjaan ke peserta magang. Dari situ terlihat adanya peningkatan progres harian maupun mingguan yang cukup baik, serta turut berkontribusi pada perusahaan.
Menurutnya, hal tersebut bisa semakin disempurnakan dengan pemberian andil kontribusi perusahaan ke peserta magang. Contohnya bisa dengan memberikan sertifikat kompetensi ke peserta magang setelah periode magang selesai.
Komitmen seperti itu akan semakin baik kalau kita juga minta dari awal ada komitmen perusahaan terkait dengan kontribusinya dan kewajiban untuk memberikan sertifikat kompetensi di akhir program nantinya, pintanya.



/2026/02/21/1358728669.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5410462/original/079376400_1762933492-Menteri_Ketenagakerjaan__Menaker__Yassierli-5.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5103467/original/057047800_1737457741-20250121-Jaga_Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552761/original/002595000_1775826094-Menaker_Ajukan_Tambahan_150_Ribu_Kuota_Magang_Nasional_2026_-_1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552087/original/091088000_1775798637-ventilasi_rumah_subsidi_4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5350293/original/016762000_1757995809-peijia-li-AIWSvNU38H8-unsplash.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565023/original/022834200_1777009176-IMG-20260424-WA0010.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564493/original/011433300_1776946208-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_18.54.20__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4008026/original/089081400_1651029033-IMG-20220426-WA0037.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4380624/original/041544900_1680444403-IMG-20230402-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548113/original/041002800_1775525702-foto2.jpg)