Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli ingin membuka kesempatan bagi putra daerah untuk berkontribusi ke daerahnya masing-masing. Ini diharapkan mampu dicapai dalam pelaksanaan program Magang Nasional.Â
Dia menginginkan program Magang Nasional bisa merata di berbagai daerah, tak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa. Ini jadi salah satu poin evaluasi yang dilakukan Kemnaker usai menjalankan Magang Nasional.
BACA JUGA:Terkuak! Kemnaker Temukan Penyimpangan Program Magang Nasional
BACA JUGA:Menteri Trump Mundur di Tengah Tuduhan Penyalahgunaan Kekuasaan
BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Kado untuk Buruh Saat Peringatan May Day 2026, Apa Itu?
BACA JUGA:Menaker Usulkan Tambah 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026
Kita sudah harus mulai menjadikan program magang hub ini merata sebarannya sehingga menjadi kesempatan buat putra daerah untuk mereka bisa berkarya juga di daerah-daerah mereka masing-masing, ujar Yassierli saat menutup Magang Nasional Batch I, Jumat (24/4/2026).
Dia mengungkapkan ada sebagian poin dalam evaluasi yang dilakukan. Misalnya, pelaksanaan Magang Nasional tahap awal yang terkonsentrasi di wilayah Jawa. Meskipun, hal ini membuka kesempatan bagi peserta dari daerah lain merasakan kerja di Jawa.
Bagaimana program magang ini sebaran pesertanya bisa lebih merata dari segi geografi mungkin tahun 2025 sebagian besar masih di Pulau Jawa karena kesempatan juga bagi adik-adik magang kita untuk merasakan pengalaman bekerja di Jawa yang dari daerah-daerah, beber dia.
Evaluasi lainnya, mengenai kejuruan peserta magang yang tidak sebatas pada jurusan tertentu. Namun juga bisa membuka kesempatan ke kejuruan lainnya.
Dari segi program studi sebarannya tidak spesifik hanya digital marketing tidak spesifik hanya administrasi manajemen tapi juga memberikan kesempatan yang sama kepada semua program studi lulusan program studi apapun itu program studinya, jelas Menaker Yassierli.



/2026/02/21/1358728669.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463606/original/082178300_1767665259-1000190404.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5103467/original/057047800_1737457741-20250121-Jaga_Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552761/original/002595000_1775826094-Menaker_Ajukan_Tambahan_150_Ribu_Kuota_Magang_Nasional_2026_-_1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552087/original/091088000_1775798637-ventilasi_rumah_subsidi_4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5350293/original/016762000_1757995809-peijia-li-AIWSvNU38H8-unsplash.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565023/original/022834200_1777009176-IMG-20260424-WA0010.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564493/original/011433300_1776946208-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_18.54.20__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4008026/original/089081400_1651029033-IMG-20220426-WA0037.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4380624/original/041544900_1680444403-IMG-20230402-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548113/original/041002800_1775525702-foto2.jpg)