Jakarta – Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah menghadapi potensi El Nino sekaligus memitigasi dampak erupsi gunung berapi terhadap masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan melanjutkan bantuan pangan serta memantau dampak bencana, termasuk terhadap aktivitas masyarakat dan sektor logistik.
BACA JUGA:Pemerintah Targetkan Warga Usia 17 Tahun Langsung Punya Rekening Bank
BACA JUGA:Airlangga Ungkap Inklusi Keuangan Syariah Indonesia Baru 13,14%
BACA JUGA:Prabowo Ingin Semua Warga Punya Rekening, Terhubung Dukcapil dan QRIS
“Tadi kita bahas terkait dengan kesiapan untuk menghadapi El Nino dan antara lain juga terkait dengan program-program bantuan yang disiapkan untuk tahun ini,” ujar Airlangga setelah menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, dikutip Selasa (8/9/2026).
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah bantuan pangan berupa beras. Menurut Airlangga, bantuan beras yang telah disalurkan hingga September akan dilanjutkan selama tiga bulan berikutnya sesuai arahan Presiden Prabowo.
“Termasuk bantuan beras yang sampai dengan bulan September itu 30 kg dan arahan Bapak Presiden itu untuk dilanjutkan di bulan selanjutnya yaitu Oktober, November, dan Desember,” jelas Airlangga.
Selain kesiapan menghadapi El Nino, pemerintah turut memonitor dampak erupsi gunung berapi terhadap perekonomian di sejumlah daerah.
Airlangga mengatakan daerah yang terdampak bencana berpotensi mengalami kontraksi ekonomi. Pemerintah masih mengidentifikasi program dan sektor yang terdampak di berbagai provinsi.
“Ya pertama tentu di daerah yang terdampak pasti terjadi kontraksi, dan kami masih monitor program-program apa yang terkena di berbagai provinsi tersebut,” ujar Airlangga.
/2026/03/17/1361567992.jpg)
/2023/10/25/1373227814.jpg)
/2026/05/07/612874713.jpg)
/2026/05/09/224707658.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343144/original/009565400_1788845244-c447f3b7-5f35-4c23-8eda-e7a1ef71029f.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341035/original/041483400_1788575408-MaySari_Binaan_BRI_33.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3510180/original/008174500_1626238886-000_9EW4ZH.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415914/original/088228500_1763434864-IMG_0827.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342709/original/009862800_1788789857-WhatsApp_Image_2026-09-07_at.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342762/original/065996900_1788825010-email-attachment_2026_09_08_ariefhakim-at-klyid_operasional-penerbangan-di-lima-bandara-jalan-lagi-dua-masih-ditutup_1000433953.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5345136/original/051065500_1757507068-men1.jpg)