Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) buka suara terkait potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah perusahaan akibat dampak kondisi geopolitik global, khususnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Saat ini, Kemnaker tengah mengumpulkan berbagai informasi terkait hal tersebut.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, mengatakan pihaknya masih melakukan kajian terhadap laporan potensi PHK yang muncul. Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan pemerintah ke depan.
BACA JUGA:Prabowo Bakal Luncurkan Satgas PHK dan Kesejahteraan Pekerja di May Day 2026? Kemnaker Bilang Begini
BACA JUGA:Program Magang Nasional 2026 Dibuka untuk 150.000 Peserta, Ini Bocorannya
BACA JUGA:Banyak Peserta Magang Nasional Mundur Sebelum Selesai, Ternyata Ini Alasannya
Ya kami terus kumpulkan informasi-informasi tersebut, dan kami akan kaji dan analisis untuk pengambilan kebijakan yang pas, ujar Cris di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Jakarta, Kamis (20/4/2026).
Ia mengungkapkan, sudah ada sejumlah laporan dari industri terkait potensi PHK akibat meningkatnya beban operasional perusahaan imbas konflik global. Sektor yang paling banyak dilaporkan berasal dari industri plastik dan gas.
Ada beberapa. Lebih ke yang plastik sih, termasuk gas ya, katanya.



/2025/11/16/286820506p.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/804918/original/013227900_1422934136-Ilustrasi-Pajak-150203-2-andri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3108428/original/037610200_1587472665-20200421-Kali-Besar-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4942186/original/049412400_1726051385-IMG_0417.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3645574/original/045170800_1637942332-IMG_20201117_174756.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149801/original/005983200_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571482/original/004128600_1777626376-1000034174.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571134/original/039908800_1777605179-Screenshot_2026-05-01_094542.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571100/original/018674900_1777603386-1000305874.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4540522/original/009415000_1692185205-Polusi-Udara-Jakarta-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4366852/original/024313500_1679394801-20230321-Pelaporan-SPT-Karyawan-dan-Staf-Kesekjenan-DPR-Tallo-x.jpg)