Jakarta – Amerika Serikat (AS) tengah memperketat pengawasan terhadap mesin ATM kripto menyusul melonjaknya kasus penipuan yang menyebabkan kerugian ratusan juta dolar AS. Dua anggota Kongres dari Partai Demokrat dan Republik memperkenalkan rancangan undang-undang bipartisan bernama Stop Crypto ATM Scams Act untuk meningkatkan perlindungan konsumen.
Dikutip dari CoinMarketCap, Selasa (16/6/2026), anggota DPR Sean Casten dari Illinois dan MarÃa Elvira Salazar dari Florida mengajukan aturan tersebut setelah penipuan yang melibatkan ATM kripto terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Lansia dan pengguna kripto pemula disebut menjadi kelompok yang paling rentan menjadi korban.
BACA JUGA:ATM Bitcoin: Kemudahan Transaksi Kripto di Tengah Regulasi dan Risiko
BACA JUGA:Harga Kripto 16 Juni 2026: Bitcoin dan Ethereum Melesat
BACA JUGA:Investor Bitcoin Waspadai Potensi Guncangan Pasar Kripto
Berbeda dengan sejumlah negara bagian yang mempertimbangkan pelarangan total ATM kripto, rancangan aturan federal ini lebih berfokus pada penguatan pengawasan dan penerapan standar operasional bagi operator ATM kripto.
Aturan tersebut mencakup kewajiban penerapan program anti pencucian uang, verifikasi identitas pengguna, pembatasan transaksi, transparansi informasi kepada konsumen, hingga kerja sama dengan aparat penegak hukum dalam mengungkap kasus penipuan.
Dorongan untuk memperketat pengawasan muncul setelah kerugian akibat penipuan ATM kripto di Amerika Serikat terus meningkat. Data yang dikutip para legislator menunjukkan masyarakat AS kehilangan lebih dari US$ 333 juta atau sekitar Rp 5,90 triliun (estimasi kurs Rp 17.718 per dolar AS) sepanjang 2025 akibat berbagai modus penipuan yang memanfaatkan mesin ATM kripto.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3438115/original/068747600_1619182983-WhatsApp_Image_2021-04-22_at_14.56.51.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816482/original/062767500_1714383557-fotor-ai-20240429133654.jpg)